SIAPA, PELAKU ILEGAL LOGGING BERHASIL DIPATOK TIM COBRA POLRES LUMAJANG

2019-07-19

POLRES LUMAJANG - FH&H online,

Laporan kasus illegal logging  di Kawasan Hutan Milik Perhutani di Dusun Krajan Desa Bago kec Pasirian Kab Lumajang  (28/09/2018) yang dilaporkan oleh perhutani, menjadi dasar Polres Lumajang melakukan penyidikan. Dari proses lidik akhirnya menetapkan 3 orang tersangka yaitu atas nama SIAPA (34 th),  BUSIRI (35 th) dan MUHAMMAD ANDRI (25th).

Untuk Tersangka Busiri dan Andri sendiri sudah tertangkap dalam kasus pencurian sapi  sebelumnyadi Desa Bades, Pasirian.

Penangkapan tersangka Siapa (12/06) dilakukan dikawasan pantai Bambang Desa Bago. Dalam proses penangkapan pelaku terpaksa dilumpuhkan oleh Tim Cobra Polres Lumajang menggunakan timah panas karena berusaha melarikan diri saat mengetahui adanya petugas yang akan melakukan penangkapan atas dirinya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengkonfirmasi penangkapan tersebut kalau tersangka Siapa dalam bidikan Polres Lumajang. “Akhirnya setelah beberapa bulan kami kejar, pelaku Siapa dapat kami tangkap. Percuma lari dari kejaran sang Cobra, pasti cepat atau lambat akan kami tangkap. Saya peringatkan kepada orang-orang yang masih punya niat berbuat jahat, lebih baik cari pekerjaan yang halal, daripada hidup menjadi sampah masyarakat dan terus menerus dalam kejaran sang Cobra”, tegas Arsal.

Kasat Reskrim yang juga selalu Katim Cobra AKP Hasran Cobra menyatakan, " Tersangka Siapa Sudah lama kami incer, tapi dia sangat lihai bersembunyi. tapi sepandai-pandainya Tupai melompat, pasti akan ada masa naasnya. Pelaku Siapa akhirnya bisa kami tangkap di pantai Bambang”, ujar Hasran.

Imam Suyuti, administratuf kehutanan wilayah Probolinggo, Situbondo dan Lumajang menyampaikan, "Area tugas saya yang paling rawan terjadinya illegal logging adalah wilayah lumajang. Sedangkan  diwilayah lumajang yang paling rawan di daerah Desa Bago. Di daerah Desa Bago pernah hanya dalam waktu 4 bulan kerugian kami sampai Rp 2,4 milliar. Dan kami yakin pelakunya adalah kelompok yang ditangkap oleh Tim Cobra ini. Tentu sangat berterima kasih kepada Tim Cobra Polres Lumajang”, ungkap Imam.

Data pelaku illegal logging yang sudah tertangkap yaitu  :
1. SIAPA (34 th) alamat Dusun Krajan II Rt 03 Rw 05 Desa Bago Kec Pasirian Kab Lumajang, 
2. BUSIRI (35 th) Alamat Dusun Kkrajan Desa Bago kec Pasirian Kab Lumajang 
3. MUHAMMAD ANDRI (25th) Alamat Dusun Rekesan Desa Bago Kec Pasirian Kab Lumajang di Kawasan Hutan Milik Perhutani

Tindak pidana illegal logging menurut Undang-undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dirumuskan dalam Pasal 50 dan ketentuan pidana diatur dalam Pasal 78 dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00. (Fny)

POLRES LUMAJANG JUARA 1 DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN

POLRES LUMAJANG - FH&H online,

Kapolres Lumajang memberikan reward kepada 6 orang anggota Sikeu (Seksi keuangan), dan Bagren (Bagian Perencanaan) Polres Lumajang yang berhasil mengharumkan nama Polres Lumajang dengan menyabet juara 1 pengelolaan anggaran terbaik mengalahkan Polres Jember yang ada di posisi kedua dan Lapas Jember yang ada diposisi ketiga serta mengalahkan 27 lembaga atau satuan kerja lainnya.

Dalam penilaian tersebut, pihak KPPN  (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)  wilayah Jember menilai satuan kerja melalui beberapa indicator diantaranya: penyusunan laporan keuangan yang akuntabel, laporan perbendaharaan, minimnya revisi anggaran, serta tidak mengalami pagu minus. KPPN Jember sendiri membawahi lebih dari 30 kemitraan dan lembaga yang tersebar di Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengapresiasi kinerja anggotanya  “tentu saya senang dan mengapresiasi prestasi jajaran saya. 

Pengelolaan anggaran yang baik akan menghindarkan dari perilaku koruptif dan penyelewengan anggaran. Pengelolaan anggaran yang baik juga akan berimplikasi kepada efektifitas dan efisiensi kinerja personil. Bayangkan kalau anggaran di potong, pasti akan mempengaruhi kinerja. Dan untuk suksesnya sebuah organisasi kuncinya adalah akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan anggaran”, ujar Arsal

Aiptu Edi Kuswanto kepala seksi keuangan Polres Lumajang mengatakan, “Support dari Kapolres membuat kami maksimal dalam bekerja. Kami berusaha maksimal mempertanggungjawabkan setiap rupiah anggaran polres lumajang. Jangan sampai ada satu sen pun anggaran dari negara yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. karena kami sadar, efektifitas kinerja Polres Lumajang sangat didukung oleh penggunaan anggaran yang tepat”,ungkap Edi. (Fenny)

DIREKTORAT POLAIRUD POLDA BABEL MEMBEKUK TERDUGA PELAKU PENGEBOMAN IKAN

Babel - FH&H online,

Kronologi penangkapan terduga pelaku pada hari Jumat, 12 Juli 2019 sekitar pukul 13.15 WIB oleh anggota KP XXVIII -2001 Dit. Polairud Polda Kepulauan Babel saat melaksanakan patroli rutin di Perairan Manggar Kabupaten Belitung Timur dan menemukan 1(satu) unit KM.TANPA NAMA dengan titik koordinat 02  50' 807" 5 -108 17' 408" T yang sedang berlayar untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan.

Kemudian anggota KP XXVIII -2001 Dit. Polairud Polda Babel melakukan pemeriksaan terhadap 1(satu) unit KM. TANPA NAMA dan menemukan bahan peledak bom yang akan digunakan untuk menangkap ikan dengan cara meledakkan/mengebom ikan. Selanjutnya anggota KP XXVIII -2001 Dit Polairud Polda Babel tersebut langsung mengamankan 1(satu) unit KM. TANPA NAMA dan barang bukti lainnya beserta nahkoda dan ABK kepangkalan sandar manggar Kab. Belitung Timur. 

Anggota KP XXVIII -2001 Dit Polairud Polda Babel kemudian membawa nahkoda dan ABK beserta barang bukti berupa 1 (satu) unit KM. TANPA NAMA, 8 (delapan )botol berwarna hitam ukuran kecil, 4 (empat) botol ukuran besar, 29(dua puluh sembilan) kotak korek api, 10(sepuluh) buah busa/gabus penutup botol, 1(satu) gulung amplas, 4(empat) kilo bubuk diduga bahan baku bom, 1(satu) Derigen yang berisikan lebih kurang 5(lima) liter BBM jenis solar dan 1(satu) buah ember. Kemudian anggota KP XXVIII - 2001 Dit. Polairud Polda Babel membawa nahkoda dan ABK beserta barang bukti ke kantor Dit. Polairud Polda Babel dan dilaksanakan penyerahan/pelimpahan perkara pada hari Sabtu, 13 Juli 2019 sekitar pukul 13.00 WIB kepada  penyidik Dit. Polairud Polda Kep. Babel guna proses selanjutnya.

Terduga pelaku Rusli beralamat di Dusun baru utara 1 RT 003 RW 002 Kelurahan Baru, Kecamatan Manggar Kab. Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Babel. Terduga pelaku dikenakan  pasal 84 ayat(2) undang undang nomer 31 tahun 2004 tentang perikanan  jo pasal 53 ayat (1) KUHP atau pasal 1 ayat(1) .(3) undang undang darurat nomer 12 tahun 1951 ancaman  hukuman penjara 10(sepuluh) tahun dan denda Rp.1.200.000.000(satu milyar dua ratus juta rupiah.

Demikian penjelasan yang disampaikan Kabid Humas Polda Kepulauan Babel AKBP Pol. Drs Maladi didampingi Kasubdit GAKKUM Dit. Polairud Polda Babel, Kompol Nuryono yang mewakili Ditpolairud Polda Babel Kombes Pol. M. Zainul pada jumpa press Dit. Polairud Polda Babel di Pangkal Balam pada hari Kamis, 18 Juli 2019 pukul 10.00 pagi hari. (paulus)

PERESMIAN LOGO ICON PGK & LOGO ICON KOTA BERIBU SENYUMAN

2019-07-16

Pangkal pinang - FH&H online,

Bertempat di ruang pertemuan(OR) Lantai 1 Kantor Walikota Pangkal Pinang Selasa, 16 Juli 2019 pukul 09.00 wib, HIPMI kota Pangkal Pinang (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) bersama pemerintah kota Pangkal Pinang menyelenggarakan acara peresmian logo PGK dan logo kota Pangkal Pinang beribu senyuman yang dicanangkan Walikota Pangkal Pinang Maulana Akil (Molen).

Acara dihadiri  Wakil Walikota Pangkal Pinang Bapak Muhammad Sopian, BA, Sekda, Pejabat Esselon 11 Kabag Hukum, Kabag pemerintahan, Camat dan Lurah  serta perwakilan Polres Pangkal Pinang, perwakilan Kodim, unsur terkait, Karang Taruna dan pemuda. Dalam sambutannya Wakil Walikota Pangkal Pinang menuturkan pemerintah kota pangkal pinang terbuka dan siap untuk bersinergitas dengan HIPMI KNPI, Karang Taruna dan semua elemen masyarakat  untuk memajukan kota Pangkal Pinang yang kita cintai ini.


Dengan diresmikannya logo icon PGK dan logo icon kota beribu senyuman pangkal pinang akan dikenal dikancah nasional sehingga memberikan dampak positif untuk kota Pangkal Pinang. Dalam sambutannya Ketua BPC HIPMI kota Pangkal Pinang Dhimas Rinaldi menyampaikan HIPMI kota pangkal pinang siap bersinergitas dengan pemkot Pangkal Pinang untuk memajukan kota pangkal pinang menuju kota beribu senyuman.

Selanjutnya  penyerahan icon PGK dari HIPMI diberikan ke Wakil Walikota Pangkal Pinang, Muhammad Sopian BA dan penandatanganan naskah logo icon PGK dan logo icon kota beribu senyuman oleh Wakil Walikota dan Ketua HIPMI. Demikian acara berjalan lancar penuh persahabatan. (paulus)

PESTA RAKYAT DALAM RANGKA HUT BAYANGKARA KE 73

"DENGAN SEMANGAT PROMOTER, PENGABDIAN POLRI UNTUK MASYARAKAT BANGSA DAN NEGARA"

Babel - FH&H,
Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73, Polda Kepulauan Bangka Belitung mengadakan pesta rakyat pada hari Sabtu, 13 Juli 2019 bertempat di Bhay Park Polda Kep. Bangka Belitung. Acara dimulai pada pukul 20.00 wib s/d selesai.

Pada acara pesta rakyat ini Polda Babel mengambil tema "Dengan semangat promoter pengabdian polri untuk masyarakat bangsa dan negara."

Acara pesta rakyat dihadiri Gubernur Babel (diwakili kepala dinas Kesbangpol), Ketua DPRD Bapak Didit Srigusjaya, Kapolda Babel Brigjend. Pol. Drs Istiono MH, Danrem 045/garuda jaya (diwakili kasrem) Walikota Pangkal Pinang Maulana Akil (Bapak Molen), Ketua KPU  serta pejabat utama (PJU) Polda Babel. Anggota TNI serta unsur terkait.

Acara pesta rakyat dalam rangka hut bayangkara ke 73 ini Polri bersinergitas bersama TNI dan Forkopimda instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, adat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat merajut Kebhinnekaan sebagai miniatur Indonesia di Negri Serumpun Sebalai Bangka Belitung aman dan damai. 

Dalam amanatnya Kapolda Babel mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran personil polri yang telah melaksanakan pengamanan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif bersinergitas dengan TNI, Pemprov, Pemda, KPU, Panwaslu serta seluruh dinas instansi dan lembaga terkait dalam menjaga situasi kondusif yang ada diwilayah propinsi bangka belitung ini.

Menurut Kapolda dengan bersinergitas TNI - POLRI beserta semua unsur Forkopimda, unsur terkait, tokoh agama, adat, pemuda serta elemen masyarakat propinsi Bangka Belitung aman dan kondusif serta damai. Acara pesta rakyat dihibur oleh artis ibukota Cakra Khan dan Tompi, juga dibagikan hadiah lomba Bhabimkamtimas, Poskamling dan deteksi dini serta pengundian door price. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Babel AKBP Pol Drs Maladi. (Paulus sumber humas polda)

APAKAH INDONESIA AKAN PECAH ?! INI JAWABAN KAPOLRES LUMAJANG

POLRES LUMAJANG - FH&H online,

Pagi tadi (Selasa, 16 Juli 2019) bertempat di Yayasan Kyai Syarifuddin Wonerojo Kecamatan Kedungjajang, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH memberikan pembekalan kepada 566 siswa dan siswi dalam peningkatan wawasan kebangsaan cinta tanah air dan bela NKRI.

Kapolres menceritakan tentang hebatnya Indonesia memiliki semboyan "Bhinneka Tunggal Ika”. Sebuah semboyan yang menyatukan bangsa Indonesia walaupun memiliki 1340 suku, 742 bahasa, 4 ras dan juga agama yang berbeda-beda.

Dalam pembekalannya Kapolres juga menyinggung Uni Soviet, sebuah negara dengan kekuatan ekonomi, politik dan militer yang luar biasa. Bahkan dulunya pernah menjadi salah satu pemegang hegemoni dunia bersama Amerika Serikat. Namun negara super power tersebut saat ini hanyalah tinggal kenangan, karena negara tersebut pecah menjadi 15 negara-negara kecil.

Kapolres kemudian menanyakan kepada para siswa, Apakah Indonesia akan pecah menjadi beberapa negara atau tidak.?!. jawabanpun beraneka ragam.

Rokhilatur, salah satu siswi menjawab “negara kita akan pecah kalau masyarakatnya masih seperti saat ini. yang suka mabuk-mabukan dan menggunakan narkoba”

Selain itu, Ahmad Rendiansyah menjawab “ negara kita akan tetap utuh karena ada Bhinneka Tuggal Ika. jadi walau beda beda agama, suku maupun ras, Indonesia akan tetap utuh.

Kapolres Lumajang pun menjawab, bahwa ada 2 faktor penyebab pecahnya sebuah negara yaitu faktor Internal dan faktor Eksternal. Faktor internal tentang membangun kelas menengah. Bila negara didominasi kelas menengah, masyarakatnya akan lebih dewasa dalam memahami demokrasi. 
Sedangkan negara yg didominasi kelas bawah akan sangat rentan untuk munculnya konflik. pecahnya sebuah negara biasanya diawali oleh konflik-konflik kecil yang kemudian berkembang menjadi besar. 

Dari Faktor Eksternal yaitu berkaitan dengan hubungan antar negara. dunia saat ini dikuasai oleh kekuasaan barat yg disebut Monopolar. Sehingga bisa memaksakan paham-pahamnya di gunakan oleh negara lain dengan standar negara pemegang hegemoni dunia tersebut. seperti standar demokrasi, maupun infiltrasi melalui budaya. Saat Kapolres menanyakan tentang Gundala Putera Petir, tidak ada satupun siswa yang tahu. tapi saat menanyakan Batman, semua siswa angkat tangan tanda mengetahui. ini artinya, infiltrasi budaya barat sangat deras masuk ke Indonesia, padahal Indonesia juga punya super hero dengan nilai-nilai yang lebih mengindonesia.

AKBP Arsal menyampaikan “sengaja saya menanyakan pertanyaan yang sensistif kepada generasi muda kita ini, supaya mereka mulai berpikir tentang situasi yang kita hadapi saat ini. Potensi-potensi konflik yang dapat berakibat kepada dis integrasi bangsa terjadi hanya karena perbedaan pandangan, yang kemudian menyebabkan polarisasi dalam masyarakat. Masa-masa Pemilihan Pemilu serentak tahun 2019 sebelumnya bisa menjadi referensi, bagaimana potensi konflik yang sangat tinggi. Hoax telah menjadi santapan kita sehari-hari, bahkan terjadi konflik terbuka di depan Bawaslu yang menyebabkan beberapa anak bangsa kita meninggal, serta adanya penyerangan kepada kantor-kantor polisi  dan asrama Polisi”

“Saat ini kita mendapatkan bonus demografi, dimana banyaknya kelas menegah yang tumbuh sangat luar biasa. Kelebihan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk menumbuhkan middle class. Inilah jalan terbaik untuk menjaga keutuhan NKRI” ucap Arsal.

(Fenny)

KEPALA BPSPL MEMBENARKAN LANGKAH POLISI DAN WARGA DENGAN MENGUBUR BANGKAI IKAN PAUS

2019-07-12

POLRES LUMAJANG - FH&H online,

Langkah cepat dan tepat diambil Polsek Pasirian Polres Lumajang dalam penanganan ikan Paus berbobot lebih dari 1 Ton yang terdampar di Pantai Bambang sore tadi (Kamis, 11 Juli 2019). Petugas Kepolisian tersebut dibantu dengan warga sekitar mengubur bangkai ikan paus yang terdampar, mengingat selain hewan tersebut adalah hewan yang dilindungi juga mengantisipasi bau tak sedap karena bangkai tersebut mulai membusuk.

Penanganan ini dibenarkan oleh Bapak Gigih Aribowo Kepala BPSL Denpasar, dibawah Kementrian Perikanan dan Kelautan. Pria yang membawahi wilayah Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur tersebut mengatakan hewan yang dilindungi sesuai Undang Undang yang berlaku tidak boleh dimanfaatkan.

  “Paus adalah hewan yang dilindungi. Tindakan yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Lumajang bersama warga sekitar sangat tepat dengan mengubur bangkai paus yang telah mati dan terdampar di wilayahnya. Hewan yang dilindungi memang tidak boleh dimanfaatkan seperti dipotong ataupun diambil giginya” terang Gigih.

  Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH kembali mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem khususnya yang berada di lautan. “Dilihat dari bangkai tersebut, kemungkinan mamalia terbesar di lautan tersebut telah mati beberapa hari yang lalu. Hal ini mengindikasikan lautan sudah mulai tercemar sampah plastik, hingga mengakibatkan paus ini mati karena memakan sampah plastik.  Ini adalah peringatan agar kita tidak membuah sampah plastik sembarangan, karena butuh 100 tahun untuk bisa terurai” tutup Arsal. (Fenny)

KAPOLRES LUMAJANG INPEKSI JALUR ARMADA TAMBANG

2019-07-09

Fakta Hukum&HAM online - Lumajang, 

Siang tadi Senin, 8 Juli 2019, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH bersama Tim Cobra Polres Lumajang meninjau langsung jalur aramada tambang yang berada di wilayah Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Hal ini dilakukan oleh beliau untuk menyelesaikan konflik horizontal yang terjadi antara warga Desa Gondoruso, Kalibendo dan Bades dengan pemilik usaha tambang maupun pemilik armada tambang pasir.

Seperti diketahui, pagi tadi (8/7) ratusan warga dari ketiga Desa tersebut menyampaikan aspirasinya di depan Balai Desa Kalibendo agar armada truk tidak melalui jalanan Desa mereka. Banyaknya dampak negatif akibat aktifitas pertambangan itulah yang mengakibatkan masyarakat geram.

Disisi lain pihak sopir truk tidak mau melewati jalur alternatif yang telah tersedia karena bahayanya jalur tersebut. Jalur tersebut dianggap berbahaya karena harus melewati sungai, jalur yang terpotong sungai selebar 25 meter membahayakan armada truk karena saat volume air meningkat dapat berpotensi banjir.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut Kapolres Lumajang bersama rombongan Tim Cobra Polres Lumajang mengecek jalur alternatif agar dapat mengevaluasi apakah benar terdapat kendala bagi armada truk untuk melintas. Dan saat di dilakukan inpeksi ditemukan beberapa titik jalur alternatif yang memang melalui sungai dan membutuhkan gorong-gorong agar aliran sungai dapat berjalan dan untuk armada truk juga dapat melintas diatas aliran sungai. Meskipun begitu jalur alternatif sepanjang 9 Km sudah 100% dapat dilalui.

AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH dalam inpeksinya menyatakan bahwa jalan alternatif 100 persen sudah dapat dilalui “saya sudah inpeksi jalan alternatif bagi armada tambang pasir dan 100 persen sudah dapat dilalui. ada beberapa titik yang masih memerlukan perapihan, seperti saat melintasi sungai harus ada semacam jembatan dari gorong-gorong sehingga jalur air tidak terhambat tapi kendaraan juga bisa melewati diatasnya. saya lihat sudah ada 9 gorong-gorong yang dibuat” ujar Arsal

Perlu diketahui bahwa perapihan jalan tambang membutuhkan biaya, sehingga kesepakatan para penambang, setiap armana truk yang lewat dipungut Rp. 10.000,- sebagai biaya untuk perbaikan dan perapihan jalan. karena semua pembangunan jalan merupakan swadaya dari para penambang.

Persoalan lainnya yang muncul di jalan alternatif  ini karena adanya warga mengakui tanah mereka yang di lalui jalan alternatif tersebut. Ada sekitar 40 kepala keluarga yang mengklaim bahwa dulunya sebelum terjadi banjir lahar dingin, itu adalah tanahnya. tapi informasi lain diperoleh kalau semua tanah di jalur tambang sudah di ganti rugi oleh Pemerintah melalui proyek semeru oleh kementerian PU. (Fenny)

POLRES LUMAJANG BAGIKAN 20 RIBU LITER AIR BERSIH

2019-07-05

POLRES LUMAJANG - Fakta Hukum&HAM online,

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun POLRI ke 73 yang jatuh pada tanggal 1 Juli kemarin, pagi tadi (Jumat, 5 Juli 2019) petugas dari Polres Lumajang melakukan aksi sosial di wilayah Dusun Krajan Desa Kedawung Kecamatan Padang. Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan 20.000 liter air bersih kepada warga sekitar.

Perlu diketahui, wilayah tersebut memang menjadi langganan daerah rawan kekeringan setiap kali memasuki masa kemarau seperti saat ini. Tercatat, ada 18 Desa yang tersebar di 6 Kecamatan yang juga menjadi langganan kekeringan. Dalam waktu dekat, seluruh wilayah tersebut akan mendapat bagian masing masing dalam pembagian air bersih ini.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan dalam hari ulang tahun Polri tahun ini, pihaknya ingin merayakan bersama masyarakat. “Polri adalah bagian dari rakyat Indonesia. Saya ingin institusi ini semakin dicintai oleh masyarakat, dan inilah salah satu cara kami yakni merayakan hari jadi kami bersama warga Lumajang yang membutuhkan. Namun demikian, aksi ini tak hanya kami lakukan saat perayaan ulang tahun saja, Polri siap membantu kapanpun dan dimanapun warga memerlukan bantuan kami” terang Arsal.

Selain itu, AKP I Gede Putu Atma Giri MH selaku Kasat Lantas Polres Lumajang yang memimpin kegiatan ini mengatakan bantuan ini tak hanya di wilayah Kecamatan Padang saja. “Kami juga akan membagikan air bersih di wilayah lain yang memang membutuhkan air bersih, mengingat air bersih adalah kebutuhan pokok manusia. Kami tak akan diam melihat warga Lumajang mengalami kekeringan” ungkapnya.

Sunarto, salah satu warga yang mendapatkan jatah air bersih pun mengatakan sangat berterima aksih dengan bantuan dari pihak Kepolisian ini. “Saya sangat berterima kasih dengan kepedulian dari bapak polisi ini. Biasanya saya mendengar kehebatan Tim Cobra menangkap para pelaku kriminal, namun hari ini mereka juga menyelesaikan permasalahan kami dengan membawaan air bersih yang sangat kami butuhkan” ungkap warga Padang tersebut. (Fenny)
 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham