RESERSE NARKOTIKA POLRES PANGKAL PINANG MENANGKAP PENYALAH GUNAAN NARKOTIKA

2019-09-20

Pangkal Pinang - FH&H online,
Kembali Polres Pangkal Pinang menggelar konfrensi press hari Rabu, 18 september 2019 diruang konferensi press Polres Pangkal Pinang.

Seizin Kapolres Pangkal Pinang Kabag Ops Kompol Jadiman Sihotang didampingi Kasubbag Humas Ipda Pol sianturi serta AIPDA Ahmad Kherlani (Kanit Narkoba).
Kabag Ops Polres Pangkal Pinang Kompol Jadiman Sihotang memaparkan kronologi penangkapan terduga pelaku penyalah gunaan Narkotika berdasarkan laporan polisi LP/A -284/IX/2019/POLDA BABEL/SPKT/RES PKP Tanggal 9 September 2019.

Penangkapan terduga pelaku berdasarkan informasi masyarakat bahwa adanya transaksi narkotika di wilayah Desa Mangkol, kemudian team reserse narkotika melakukan penyelidikan.

Setelah mendapat gambaran dan situasi team yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Iptu Chandra Satria AP, SIK melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku YK di jalan Bandes Desa mangkol.

Lewat pengembangan maka ditangkap juga terduga pelaku ES.Berdasarkan barang bukti yang ditemukan pada kedua terduga pelaku diduga pelaku penyalah gunaan narkotika.

Barang bukti yang diamankan Reserse Narkotika Pangkal Pinang berupa: 10(sepuluh) bungkus/paket sedang diduga narkotika jenis sabu, 2(dua) ball plastik bening, 1(satu)kotak rokok bekas, 1(satu) buah hp merk mito warna hitam, 1(satu) buah korek api merk tokai warna hijau,1(satu) buah hp merk samsung warna merah,1(satu) buah timbangan digital,1 (satu)buah pirek yang ada dot merah, 1(satu) buah sekop yang terbuat dari plastik,1(satu) buah plastik bening,1(satu) unit mobil Toyota Agya BN 1946 TB warna hitam.

Terduga pelaku diduga melanggar pasal  112 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman kurungan penjara paling lama 5 tahun, tutur Kabag Ops Kompol Jadiman Sihotang.

Demikian press Release yang disampaikan Kasubag humas Ipda pol Sianturi.(paulus)

PARTAI GOLKAR MENDUDUKI WAKIL KETUA SEMENTARA DI DPRD KAB.BANGKA TENGAH

2019-09-18

Bangka Tengah - FH&H online,
Peraih suara terbanyak dalam pemilu tahun 2019 dengan total suara 3128 Batianus, S.E. dari partai Golkar mengucapkan terimakasih kepada partai Golkar serta rekan-rekan fraksi partai Golkar yang telah memberi amanah kepada dirinya untuk mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat Kab. Bangka Tengah sebagai wakil pimpinan sementara DPRD Kab. Bangka Tengah (17/9/2019).

Menurut Batianus masih banyak PR yang akan dikerjakan dalam waktu dekat ini bersama Ketua sementara Ibu Mehoa dari PDIP ,yaitu antara lain membentuk alat kelengkapan dewan (AKD) serta menetapkan ketua-ketua, wakil ketua I dan wakil ketua II DPRD Kab. Bangka Tengah yang definitif.

Menurut Batianus dalam satu bulan kedepan harus selesai, karena masih banyak agenda agenda penting DPRD yang mesti dilakukan dan dikerjakan yaitu salah satu nya penyampaian dan pembahasan serta penetapan APBD Kab. Bangka Tengah 2020 yang harus ditetapkan paling lambat 31 November mendatang melalui rapat paripurna DPRD Kab.Bangka Tengah.

Untuk itu Batianus mengharapkan dukungan segenap lapisan masyarakat di Kab. Bangka Tengah, sehingga tugas tugas pelayanan sebagai pimpinan sementara dapat berjalan dengan lancar, serta mendapatkan  pimpinan untuk memimpin alat kelengkapan dewan, maupun memimpin lembaga DPRD Kab. Bangka tengah yang definitif, tutur Batianus.

Batianus percaya dan yakin koleganya anggota dewan DPRD Kab. Bangka Tengah yang baru dilantik memiliki semangat dan kemampuan dalam membangun kab Bangka Tengah yang adil dan merata dalam mewujudkan Kab. Bangka Tengah unggul dengan kemampuan dan inovasi dalam kerja nyata yang merupakan semangat baru anggota DPRD Kab Bangka Tengah dalam melaksanakan tugas dan fungsi anggota DPRD. Demikian yang dikatakan Batianus. (paulus)

PENGUCAPAN SUMPAH/JANJI ANGGOTA DPRD KAB.BANGKA TENGAH 2019 - 2024

2019-09-17

Bangka Tengah - FH&H online,

Pada hari Selasa, 17 September 2019, DPRD Kab.Bangka Tengah menggelar rapat paripurna pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kab. Bangka Tengah di gedung serba guna jalan By pass Kelurahan Padang Mulia Kecamatan Koba Kab. Bangka Tengah.

Rapat paripurna pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kab.Bangka tengah dihadiri oleh Gubernur Kep.Bangka Belitung Ezardi Rosman, Danrem(diwakili), Kajati (diwakili), Bupati/ Wakil Bupati, Kajari, Dandim, Danlanal (diwakili), Kapolres, Pejabat Pemda Kab. Bangka tengah, Camat, Lurah/Kades serta keluarga anggota dewan, pemuka agama, pemuda, masyarakat serta seluruh instansi terkait Forkopimda Kab. Bangka Tengah.

Dalam sambutannya Gubernur Kep. Bangka Belitung Ezardi Rosman mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh Forkopimda serta masyarakat yang menghadiri  paripurna pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kab.Bangka Tengah.

Gubernur Ezardi Rosman juga mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD Kab bangka tengah periode 2014 - 2019 atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas sebagai anggota DPRD di Kab.Bangka Tengah.

Pengucapan sumpah /janji anggota DPRD  Kabupaten Bangka Tengah dipimpin oleh Ketua Pengadilan tinggi Kab. Bangka Tengah.

Kemudian pembacaan keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung  mengenai pemberhentian anggota DPRD Kab. Bangka Tengah periode 2014 - 2019, serta surat keputusan Gubernur Bangka Kep Bangka belitung mengenai pelantikan anggota DPRD Kab bangka tengah periode 2019 - 2024.

Oleh seketaris dewan, selanjutnya penyerahan palu sidang dari pemimpin sidang yang lama kepada pemimpin sidang sementara yaitu Mehoa, S.H., M.M. (PDIP) serta wakil pemimpin sidang sementara Batianus SE (Golkar). (paulus)

Simposium Membumikan Nilai-Nilai Luhur Pancasila

2019-09-16

Malang - FH&H online,


Perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam dua dekade terakhir semakin menunjukkan betapa semakin rawannya eksistensi Pancasila sebagai dasar negara, ideologi dan pandangan hidup bangsa. Fenomena ini disebabkan semakin memudarnya rasa nasionalime di sebahagian elemen masyarakat. Tak bisa dipungkiri selama 20 tahun era reformasi, program Pembinaan, Penghayatan dan Pengamalan nilai-nilai Pancasila (P4) seolah absen dalam sistem ketatanegaraan yang berimplikasi pada "kekosongan ideologi Pancasila", sehingga menyuburkan penyusupan ideologi transnasional yang tidak sejalan bahkan bertentangan dengan Pancasila.

Menyadari semakin memudarnya nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan masyarakat mendorong Lembaga Pendidikan Nasionalis Kota Malang melaksanakan Simposium Nasional Pendidikan Pancasila pada tanggal 14-15 September 2019 di Graha Pancasila, Batu Malang. Tujuannya adalah untuk membumikan Pancasila dengan membangkitkan kembali pendidikan yang berwawasan Pancasila di sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi. Yang dihadiri peserta Simposium yang bertemakan "Melawan Radikalisme - Separatisme di Bumi Indonesia" adalah para tokoh pendidik dan pengajar serta pemerhati pendidikan Pancasila yang berasal dari Pulau Jawa khususnya Jawa Timur, serta dari luar Pulau Jawa seperti Bali, Kalimantan Tengah, Maluku, dan Sumatera Barat. Simposium di buka oleh Wakil Walikota Malang Ir. Punjul Sartono, SH, MM, dengan Keynote Speaker Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof.Dr. Haryono, M.Pd. 

Banyak tokoh pendidik lainnya yang hadir, diantaranya: Dr.Wadib Su'udi, M.Pd, salah satu  promotor Prof. Wani Budi Utomo Ketua DPC ISRI Malang (Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia), M. Yusuf Wibowo dari GSNI (Gerakan Siswa Nasional Indonesia) sebagai Ketua Pelaksana kegiatan ini serta tokoh lainnya. Leo Tolstoy RT Panjaitan, S.H., M.H., Ketua Umum Pengawal Indonesia Kerja (PIKA) adalah salah satu dari 3 (tiga) nara sumber yang mempresentasikan makalahnya "Mengawal dan Mempertahankan Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ideologi dan Pandangan Hidup Bangsa". 

Dalam Simposium tersebut Ketum PIKA merekomendasikan kepada BPIP visi 2025 PIKA: "Mewujudkan Indonesia menjadi Negara maju dan merupakan kekuatan 12 besar dunia di tahun 2025 dan 5 besar dunia pada tahun 2045 melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif dan berkelanjutan".

Tahun 2019 ini Deklarasikan Malang sebagai Pilot Project Nasional Pembukuan Nilai-Nilai Luhur Pancasila (berbasis Desa/Kelurahan, RT/RW) dengan sasaran utama 8 (delapan) kelompok masyarakat dengan prioritas generasi muda sekolah.

Adapun Rekomendasi PIKA tahun 2019 - 2045:

⏺️ Strategi Nasional PIKA sebagai berikut:
  1. Siapkan Materi Umum/Kurikulum sekolah-sekolah sesuai Level masing-masing (TK s/d PT);
  2. Siapkan para pendidik (TOT)/Instruktur;
  3. Lakukan MONEV ➡️Siapkan Petugas (ada SOP)➡️Tetapkan indikator;
  4. Tumbuhkan pusat-pusat pendidikan & pembudayaan Pancasila berbasis Masy;
  5. Jadikan Pancasila sumber inspirasi/menjiwai seluruh kegiatan Sos-ek-bud-pol

⏺️ Pendekatan Operasional:
  1. Identifikasi Persepsi Masyarakat terhadap posisi Pancasila;
  2. Libatkan seluruh komponen masyarakat;
  3. Bentuk kelompok sasaran;
  4. Buat sayembara lomba bernuansa Pancasila;
  5. Beri Apresiasi keberhasilan pembudayaan Pancasila;
  6. Galang dana dukungan masyarakat pembudayaan;
  7. Sosialisasikan terus perkembangan program.

Para nara sumber menggaris-bawahi bahwa salah satu persoalan yang paling mencemaskan adalah banyaknya generasi muda penerus bangsa yang teracuni ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Para geneerasi muda yang masih dalam pendidikan sekolah baik SD, SLTP, SLTA maupun mahasiswa secara masif telah terinfeksi oleh faham-faham yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa yang cenderung berujung pada tindakan radikalisme dan separatisme. Alam liberalisme semakin memperburuk suasana kebatinan bernegara. Dengan berdalih demi demokrasi dan penegakan HAM, faham-faham yang berbahaya ini semakin menggurita menjadi bom waktu yang sewaktu-waktu dapat meledak menghancurkan bangsa.

Para siswa dan mahasiswa selaku pemegang estafet kendali bangsa di masa depan sangat menentukan nasib bangsa. Di tangan para pemuda yang berjiwa nasionalis dan pancasilais akan membawa negeri ini menuju kejayaannya. Namun sebaliknya, jika mereka terus terkontaminasi dan terpapar faham anti Pancasila, dipastikan bangsa ini tinggal menunggu kehancurannya. Oleh karena itu lah tugas kaum pendidik untuk mengawal putra-putri tunas bangsa agar tidak terjebak  oleh aliran-aliran anti Pancasila.

Indonesia diibaratkan gedung rumah tempat berlindung seluruh rakyat dengan keberagamannya yang memiliki pondasi penopang semua rakyat. Pancasila menjadi satu-satunya penopang itu semua, tidak ada penopang lain yang bisa sebagai landasan kokoh bangunan rumah Indonesia. Bahkan telah teruji Pancasila memenuhi syarat untuk menjadi landasan yang mampu mempersatukan, dan melindungi seluruh komponen bangsa. Oleh karena itu atas nama toleransi, maka perbedaan adalah keniscayaan. 

Setiap perbedaan yang merupakan unsur dari komponen bangsa adalah keharusan bagi kita semua untuk menerima, menghargai dan menghormatinya.

Sejatinya, apapun perbedaan yang ada di bumi nusantara ini tidak ada yang saling menegasikan, semua perbedaan saling mengisi dan melengkapi. Inilah Bhinneka Tunggal Ika. Tetapi jika perbedaan itu untuk menegasikan, menentang dan menyalahkan perbedaan yang lain, maka itu harus dimusnahkan karena itu adalah akar dari disintegrasi bangsa.

Disinilah fungsi hadirnya Gerakan Pendidik Pancasila yang di deklarasikan pada puncak akhir Simposium oleh Pengurus terpilih. Kota Malang disepakati menjadi Pilot Proyek pembumian nilai-nilai Pancasila. Dan melalui program kerja yang disepakati, diharapkan mampu menangkal semua pengaruh dampak negatif dari perkembangan kemajuan zaman yang mengancam eksistensi Pancasila sebagai dasar, ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia. 

Prof. Djathi Koesoemo Pelopor dan Pendiri PDIP menambahkan bahwa Pancasila itu Gotong-Royong, "Ibaratnya filsafat itu ada perasaan/jiwa dan Ideologi itu adalah logika atau buah pikir. Jadi dengan mudah menerapkan Pendidikan Pancasila ini dengan mudah diingat saat memperkenalkan Pendidikan Pancasila kepada anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini dari 5 (lima) dasar itu adalah sebagai Ketuhanan, Kebangsaan, Kemanusiaan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial. Kemudian gurunya yang menjelaskan dari 5 (lima) dasar tersebut dengan bahasa yg mudah dimengerti dan diserap anak-anak", ujar beliau.

Dan dengan demikian diikrarkannya DEKLARASI GERAKAN PENDIDIK PANCASILA oleh Seluruh Pengurus terpilih dan anggota yang disaksikan oleh Dewan Pertimbangan, saat menjelang mengakhiri kegiatan penutupan hari pertama Simposium.  (UP)

SOSIALISASI PEMBINAAN DESA SIAGA AKTIF DI DESA JERUK

2019-09-13

Bangka Tengah - FH&H online,

Acara sosialisasi pembinaan desa siaga aktif di Desa Jeruk diselenggarakan oleh Puskesmas kecamatan Pangkalan Baru. Makalah sosialisasi dibawakan oleh Ketua Puskesmas  kecamatan Pangkalan Baru Dr Fuji di Desa Jeruk (13 September 2019).

Menurut Dr Fuji desa siaga sangat baik bisa diterapkan di desa-desa agar warga desa mampu mencegah dan menangani masalah kesehatan sedini mungkin. Dikatakan Dr Fuji agar terwujudnya masyarakat desa yang sehat, peduli dan tanggap terhadap masalah kesehatan. Tujuannya untuk menjaga kesehatan warga desa.

Dalam sambutan nya Kades Desa Jeruk Jhon Hendri, S.E., M.M, menyampaikan terimakasih atas kehadiran Kadus (Kepala Dusun) dan perangkat desa yang ikut dalam sosialisasi pembinaan desa siaga aktif dan juga ucapan terimakasih untuk Dr Fuji dan staf Puskesmas yang hadir.

Pak Kades mengatakan program ini bagus untuk warga desa. Kesehatan itu yang utama didalam menjalani aktifitas sehari-hari dan dikatakan pak Kades Jhon Hendri "Sehat itu  mahal".

Dalam ulasan sosialisasi ini, Ibu Sri staf Pukesmas kecamatan Pangkalan Baru menjelaskan bahwa manfaat desa siaga aktif itu supaya masyarakat desa mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.

Menurut Ibu Sri, upaya mempercepat desa/kelurahan siaga menjadi desa sehat yaitu desa yang memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan secara mandiri dalam rangka mewujudkan desa sehat.

Tujuannya agar warga desa yang sehat, peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayahnya. (paulus)

MANTAN PRESIDEN INDONESIA WAFAT DI USIA KE 83 TAHUN, BERBAGAI MASJID DI KABUPATEN LUMAJANG GELAR SHOLAT GHAIB

2019-09-12

POLRES LUMAJANG - FH&H online,

Kemarin sore (11/09) sekitar pukul 18.05 WIB bertempat di RSPAD Gatot Soebroto, Presiden Indonesia ke 3 BJ Habibie tutup usia. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya saat berumur 83 tahun.

Berita meninggalnya profesor di dunia penerbangan asli Indonesia tersebut pun menyebar dengan pesat, tak terkecuali di Kabupaten Lumajang. Selain kantor milik instansi pemerintah, banyak pula rumah milik warga yang memasang bendera setengah tiang untuk menghormati jasa BJ Habibie semasa hidup dulu. Selain itu, banyak masjid yang melaksanakan sholat ghaib yang ditujukan kepada Almarhum.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengucapkan turut berduka cita sebesar besarnya atas meninggalnya mantan presiden Indonesia tersebut.

“Bangsa Indonesia sangat berduka lantaran salah satu putra terbaiknya kemarin sore tutup usia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Beliau memiliki andil yang sangat besar di dunia penerbangan Indonesia bahkan dunia. Almarhum adalah penemu Progression Crack Theory, yang akhirnya hingga sekarang Habibie Theory”, ungkap putra daerah asli Makassar tersebut.

Mustakim Syaifulloh salah satu warga Jogotrunan Kota Lumajang yang juga memasang bendera setengah tiang di depan rumahnya mengaku sangat mengidolakan sosok BJ Habibie. “Beliau adalah sosok cendekiawan asli Indonesia. Setau saya,beliaulah orang pertama asal Indonesia yang berhasil menciptakan pesawat terbang. Apalagi cerita romantisnya dengan sang istri, menambah saya sangat mengidolakan sosok BJ Habibi”, ungkapnya. (Fny)

KAPOLRES LUMAJANG HIMBAU UNTUK RAWAT KEBHINEKAAN

LUMAJANG - FH&H online,

Kemarin (10/09) bertempat di Gedung KWT Wonerojo Kecamatan Kedungjajang, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH memberikan kuliah umum kepada 500 mahasiswa dan mahasiswi universitas terbuka dalam peningkatan wawasan kebhinekaan.

Kapolres menceritakan tentang hebatnya Indonesia memiliki semboyan "Bhinneka Tunggal Ika”. Sebuah semboyan yang menyatukan bangsa Indonesia walaupun memiliki 1340 suku, 742 bahasa, 4 ras dan juga agama yang berbeda-beda.

Dalam pembekalannya Kapolres juga menyinggung Uni Soviet, sebuah negara dengan kekuatan ekonomi, politik dan militer yang luar biasa. Bahkan dulunya pernah menjadi salah satu pemegang hegemoni dunia bersama Amerika Serikat. Namun negara super power tersebut saat ini hanyalah tinggal kenangan, karena negara tersebut pecah menjadi 15 negara-negara kecil.

Kapolres kemudian menanyakan kepada para siswa, Apakah Indonesia akan pecah menjadi beberapa negara atau tidak.?!. jawabanpun beraneka ragam.

Fansilia Eka Putri, salah satu mahasiswi menjawab, “Negara kita akan pecah kalau masyarakatnya masih seperti saat ini. Yang suka mabuk-mabukan dan menggunakan narkoba”.

Selain itu, Redo Daniarsah menjawab, "Negara kita akan tetap utuh karena ada Bhinneka Tuggal Ika. Jadi walau beda beda agama, suku maupun ras, Indonesia akan tetap utuh."

Kapolres Lumajang pun menjawab, bahwa ada 2 faktor penyebab pecahnya sebuah negara yaitu faktor Internal dan faktor Eksternal. Faktor internal tentang membangun kelas menengah.

Bila negara didominasi kelas menengah, masyarakatnya akan lebih dewasa dalam memahami demokrasi. Sedangkan negara yang didominasi kelas bawah akan sangat rentan untuk munculnya konflik. Pecahnya sebuah negara biasanya diawali oleh konflik-konflik kecil yang kemudian berkembang menjadi besar. 

Dari Faktor Eksternal yaitu berkaitan dengan hubungan antar negara. dunia saat ini dikuasai oleh kekuasaan barat yg disebut Monopolar. Sehingga bisa memaksakan paham-pahamnya di gunakan oleh negara lain dengan standar negara pemegang hegemoni dunia tersebut. 

Seperti standar demokrasi, maupun infiltrasi melalui budaya. Saat Kapolres menanyakan tentang Gundala Putera Petir, tidak ada satupun siswa yang tahu. tapi saat menanyakan Batman, semua siswa angkat tangan tanda mengetahui. Ini artinya, infiltrasi budaya barat sangat deras masuk ke Indonesia, padahal Indonesia juga punya super hero dengan nilai-nilai yang lebih meng- Indonesia.

AKBP Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH yang juga merupakan alumnus S3 Unpad bandung jurusan hukum bisnis ini menyampaikan, “Sengaja saya menanyakan pertanyaan yang sensistif kepada generasi muda kita ini, supaya mereka mulai berpikir tentang situasi yang kita hadapi saat ini. Potensi-potensi konflik yang dapat berakibat kepada disintegrasi bangsa terjadi hanya karena perbedaan pandangan, yang kemudian menyebabkan polarisasi dalam masyarakat. Masa-masa Pemilihan Pemilu serentak tahun 2019 sebelumnya bisa menjadi referensi, bagaimana potensi konflik yang sangat tinggi. Hoax telah menjadi santapan kita sehari-hari, bahkan terjadi konflik terbuka di depan Bawaslu yang menyebabkan beberapa anak bangsa kita meninggal, serta adanya penyerangan kepada kantor-kantor polisi  dan asrama Polisi,” ujar putra Makassar ini.

“Saat ini kita mendapatkan bonus demografi, dimana banyaknya kelas menegah yang tumbuh sangat luar biasa. Kelebihan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk menumbuhkan middle class. Inilah jalan terbaik untuk menjaga keutuhan NKRI”, ujar Arsal yang juga alumnus S2 di UGM yogyakarta dan Alumnus S1 di UNS Solo. (Fny)

SAAT SIBUK MAIN HP, TAS DIGONDOL PENCURI

Pangkal Pinang - FH&H online,
Pada Hari Rabu, 11 September 2019 Polres Kota Pangkal pinang menggelar konfrensi press di ruang konfrensi press Polres Pangkal pinang pukul 10.00 WIB (pagi).

Seizin Kapolres Pangkal pinang Kabag Ops Polres Pangkal Pinang Kompol Jadiman Sihotang didampingi Kasubbag Humas Ipda Sianturi beserta Kanit Pidum Res Bripka Nasrul, S.H. (mewakili Kasat Reskrim) menggelar konfrensi press.

Kabag Ops Kompol Jadiman Sihotang memaparkan kronologi kejadian tindak pidana pencurian yang dilakukan terduga pelaku HTT (seorang ibu rumah tangga), berdasarkan laporan korban LP /B -275/VIII/2019/SPKT/RES PKP Tanggal 30 Agustus 2019.

Kejadian tindak pidana pencurian yang dilakukan terduga pelaku yaitu dengan maksud pura-pura membeli pakaian di ruko korban.

Disaat korban sedang sibuk main HP terduga pelaku mengambil tas milik korban. Setelah berhasil melakukan pencurian terduga pelaku melarikan diri.

Kronologi penangkapan terduga pelaku pada Hari Selasa, 3 September 2019,sekira pukul 17.15 Wib team opsnal mendapat informasi terduga pelaku sedang berada dikontrakkannya dikelurahan kacang pedang kecamatan gerunggang sedang bersama suaminya.

Team Opsnal langsung bertindak cepat dan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang akan keluar bersama suami dan anaknya.

Selanjutnya pelaku dibawa kepolres pangkal pinang berikut barang bukti yang diamankan; 1(satu) buah tas warna hitam, 1(satu)buah BPKB An RIANA SARI, 2(dua) buah BPKB MOTOR An PUJI MAHWADI dan an MASDARIA SIMBOLON, 2 lembar STNK MOBIL an SYAFEI dan PAN EKSPRESS ANGKASA, 4(empat) lembar STNK motor an NIKOLAS DULI, PIJI MAHWADI MASDARIA INGNATIA SIMBOLON, MASDARIA SIMBOLON, 1(satu) lembar KTP an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN, 2(dua) buah kartu NPWP an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN dan PASTI HASUGIAN, 9(sembilan) kartu ATM terdiri dari 5(lima) kartu ATM Bank BRI,1(satu) kartu ATM Bank BTN, 1(satu)ATM Bank BCA, 1(satu)ATM Bank PERMATA milik an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN,1(satu) lembar cek  BCA senilai  Rp.1.700.000.000 (satu milyar tujuh ratus juta rupiah), 2(dua)buah KTP anak RAJEN DWI PANJI dan an PUTRA APERIANTO,1 (satu) buah kartu Asuransi Prudensial an RAJEN DWI PANJI, 2 (dua) buah buku nikah an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN dan an PIJI MAHWADI, 2 (dua) buku nikah an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN dan an PIJI MAHWADI, 2(dua) Buah buku KIR an YUYUN Dan an LO TJHIOENG LIONG,1(satu) buah buku tabungan bank  BCA an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN,1(satu) buah buku tabungan Bank MANDIRI an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN,1(satu) buah tabungan Bank BTN an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN,1(satu) buah buku tabungan Bank BRI an WAHYUNI MAIDALENA HASUGIAN, 1(satu) buah SIM C an MAGHFIRA RIZKI MAULANA.

Terduga pelaku terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Demikian Press Release yang disampaikan Kasubbag Humas Polres Pangkal Pinang IPDA Pol Sianturi.  (paulus /humas)

KADES KAYU BESI MELAKUKAN KEGIATAN PENANAMAN BIBIT MANGROVE UNTUK MENGATASI ABRASI DIKAWASAN PANTAI PANGKUL DESA KAYU BESI

2019-09-09

Bangka Tengah - FH&H online,

Jumat, 23 Agustus 2019 kawasan pantai wisata pantai Menung dan pantai pangkul dipenuhi oleh masyarakat desa kayu besi, pelajar SMP Negri 2 kecamatan namang, pemuka Vihara Budha Avialokaswara, perangkat desa, Bupati Bangka Tengah diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bapak Ali Imron, Pak Camat diwakili Sekcam, Kapolsek namang diwakili oleh Ibu ketua Bayangkari Polsek Namang beserta pengurus serta unsur  karang taruna serta LPM desa kayu besi.

Dalam sambutan nya diruang pertemuan di pantai menung desa kayu besi, Pak Kades mengucapkan terimakasih atas kehadiran unsur pimpinan pemerintahan bangka tengah,pelajar SMP Negri 2 namang serta semua yang hadir ikut ambil bagian dalam penanaman bibit mangrove hari ini.tutur kades. 

Penanaman bibit mangrove hari ini atas swadaya masyarakat yaitu sumbangan yang diberikan oleh vihara Avialokaswara yang menyumbangkan 1080 barang bibit mangrove untuk ditanam dipinggir pesisir pantai pangkul. Pak kades mengucapkan terimah kasih kepada Bhikkhu Nyana Viriya serta jajaran pengurus vihara Avialokaswara.


Melalui kegiatan penanaman bibit mangrove ditepi pesisir pantai ini bermanfaat untuk mengatasi  abrasi pantai, tutur Yohanes Tamaela.

Apabila bibit mangrove sudah tumbuh dan rimbun pohonnya, maka disitu akan menjadi rumah /sarang bagi kepiting untuk bertelur dan berkembang biak, sehingga kedepan bisa untuk menambah penghasilan bagi warga desa dipesisir pantai desa kayu besi. Jangka panjangnya untuk anak cucu kita kata Kades Yohanes.

Selain itu kegiatan ini juga memupuk rasa solidaritas dan gotong royong serta kesadaran akan pentingnya keseimbangan dengan alam serta melatih sumber daya manusia(SDM) yang berdaya saing dan melatih kepedulian kita untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup kita serta menjaga ekosistem laut,terutama untuk adik adik pelajar generasi milenial belajar untuk bersama sama mencintai alam kita ini untuk generasi anak cucu kita nanti, tutur Pak Kades.

Untuk perawatan selama 4 bulan kedepan pak kades akan mengangarkan Apbdes desa.kedepan pak kades akan menyiapkan 2000 bibit lagi untuk ditanam bibit mangrove dipantai. 

Secara bertahap dan berkesinambungan pak kades akan menyiapkan lebih banyak lagi bibit mangrove untuk ditanam.

Pokdarwis (kelompok sadar wisata) desa, LPM serta Karang Taruna dan warga desa akan diikut sertakan untuk bersama sama memelihara dan merawat bibit yang telah ditanam, semua ini untuk masa depan anak cucu kita, kata Pak Kades. 

Menurut Kadis lingkungan hidup (KLH) Bapak Ali Imron yang mewakili Bupati Kabupaten Bangka tengah mengapresiasi atas inovasi yang dilakukan Pak Kades dalam kegiatan penanaman bibit mangrove di Pantai pangkul hari ini. Pemkab selalu mendukung kegiatan yang bermanfaat untuk warga desa dan tentunya pantai pangkul bisa menjadi salah satu destanasi wisata di kabupaten bangka tengah dan di Propinsi Bangka Belitung.

Penanaman mangrove ini untuk mengatasi Abrasi dan juga kedepan dengan adanya pohon mangrove tentu kepiting akan berkembang biak dan bisa menjadi tambahan pendapatan kehidupan bagi warga pesisir pantai pangkul.tutur pak Ali Imron.

Kegiatan penanaman bibit mangrove dipesisir pantai pangkul diakhiri dengan makan dan snack yang telah disediakan. (paulus)
 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham