Bupati Sukabumi menggelar Rapat bulanan

2018-10-19


Sukabumi - FH&H Online,
Rabu (17/10) Bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi (SETDA) Jl. Siliwangi No.10 Palabuhanratu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi (pemkab sukabumi) menggelar rapat Dinas Bulanan. 

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami beserta Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi (Sekda) H. Iyos Somantri.

Dalam arahannya Bupati mengajak kepada para kepala perangkat daerah agar selalu mengevaluasi dan meningkatkan kinerja agar terciptanya iklim kerja yang lebih baik lagi.

"Kinerja rekan-rekan semua sampai ketahapan bawah  tolong di evaluasi untuk peningkatan kinerja yang lebih baik" harapnya

Selanjutnya Bupati menerangkan bahwa capaian tujuan akan bisa tercapai jika semua bekerja sama dan saling membantu.

"Untuk mencapai tujuan bersama, maka kita harus bekerja bersama-sama saling mendorong dan membantu untuk percepatan pembangunan di kabupaten Sukabumi", jelasnya

Bupati pun berharap seluruh aparatur Sipil Negara di pemerintahan Kabupaten Sukabumi agar senantiasa bekerja secara ikhlas dan penuh dengan tanggung jawab untuk terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.

"Bekerjalah dengan hati nurani dan yakini target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kita semua bisa tercapai", pungkasnya

Agenda rapat dinas di isi dengan expose dari bank mandiri dan di lakukan Penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah kabupaten sukabumi dengan kejaksaan negeri kabupaten sukabumi tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. (Dendis)

Kisah Pilu Warga Kp. Kubang Desa Bantar Gadung Kecamatan Bantargadung

2018-10-14

Bantargadung - FH&H online,
Siang itu cuaca hari ini agak mendung, gerimis kecil sudah turun diantara pepohonan. Raut wajah Pak Ayut (57) tahun bersama istri tercintanya menyiratkan kecemasan,  kalau sudah datang musim hujan kami sekeluarga kerepotan air hujan dari atas genteng dan tembias dari dinding bilik rumah membasahi seluruh ruangan rumah, lirihnya sambil mendekap istrinya Sabtu 13/10/2018 kepada media di depan rumahnya. 

Penghuni gubuk reot pak Ayut berukuran 5 meter x 7 meter Persegi, yang berada di Kp. Kubang Rt. 005/002 Desa Bantar Gadung Kec. Bantar Gadung Kab. Sukabumi sangat memprihatinkan seluruh dindingnya menggunakan bilik bambu yang sudah mengelupas,  pintu dari triplek mulai rapuh,  atap genteng dan plapon pun akan roboh. 

Di ruangan pengap itulah pasangan suami istri ini untuk  bertahan hidup dengan keadaan yang sangat susah. 

Dikatakan pak Ayut bukan tidak ingin memperbaiki "rumah" keterpurukan ekonomi yang sangat sulit dengan mata pencaharian sebagai kuli serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu, itu pun kalau ada yang membutuhkan tenaga saya. 

Selama ini saya sangat berharap kepada Pemerintah Kab. Sukabumi khususnya Bapak Bupati Sukabumi agar bisa mengulurkan tangannya dan dapat memberikan bantuan untuk merenovasi gubuk saya, tegasnya. (Dendis)

MONITORING POLSEK KARAU KUALA DALAM RANGKA PENGAWASAN PENGGUNAAN DANA DESA

2018-06-27

KALTENG - FH&H online,

Barsel-Sektor Polsek Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah Ipda.Rahmad Tuah,SH. Melakukan rapat koordinasi tentang pencegahan,Pengawasan Penggunaan Dana Desa di Kantor Kapolsek Karau Kuala Rabu ( 27/06/2018).

Dalam pertemuan Kapolsek Karau Kuala Ipda. Rahmad Tuah, S.H. Bersama Kabinkatibmas masing-masing Desa melakukan pemeriksaan berkas penggunaan Dana Desa tahap I yang sudah direalisasikan desa sejauh mana penyerapan penggunaan Dana Desa yang sudah dilaksanakan di 10 desa se-kecamatan Karau Kuala.

Rujukan pemeriksaan pengawasan sebagai tindak lanjut dari MoU Mendagri dengan Kapolri, Kapolda dengan Gubernur dan Kapolres dengan Bupati Barito Selatan waktu lalu sabagai mana keterlibatan Polri sampai level bawa dalam pengawasan Dana Desa saat peliputan majalah Fakta Hukum&HAM  membincangi kapolsek Ipda.Rahmat Tuah, S.H. disela kegiatan ia menjelaskan perkembangan Desa Desa yang ada di Karau Kuala sudah cukup baik namun saya juga menghimbau kepada seluruh kepala Desa dan perangkat desa  yang hadir disini untuk lebih meningkatkan lebih baik lagi tertibnya adminstrasi dan terlaksananya perkembangan pembangunan desa yang baik sebagai mana program nawa cita dan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Kapolsek Karau Kuala Ipda.Rahmad Tuah, SH menginginkan desa yang ada di kecamatan jangan sampai salah penggunaan dana desa justru berurusan dengan hukum justru dalam hal pengawasan dan pembinaan ini untuk mencegah terjadinya penyelewengan sehingga desa desa di kecamatan karau kuala dengan harapan lebih maju kedepannya saat mengakhiri perbincanganya. (Fat)

ASET NEGARA KOTA BANJARMASIN DIDUGA DISEMBUNYIKAN

"Bila benar aliansi akan segera lapor kepada Presiden"

Kalsel – FH&H online,
Berdasarkan laporan perwakilan masyarakat warga Bp. Anang Rosadi dan Bp. Rahmad Napliardy, bahwa banyaknya aset negara yang tidak diketahui keberadaannya maka aliansi akan menindaklanjuti laporan tersebut pengaduan warga tersebut ada beberapa yang sangat membingungkan sekali dan juga kurang transparan. Ada 10 aitem aset negara.

“Alhamdullilah kami lega karena sudah mengadukan Pemerintah Kota Banjarmasin yang kurang transparansi dalam pengelolaan 10 aitem aset yang harusnya dibuka ke publik justru terkesan ditutup-tutupi sehingga membuat kami perwakilan masyarakat bertanya-tanya, ungkap Arrahman” singkatan dari Anang Rosadi dan Rahmad Napliardy yang ditemui awak media. 

Kesepuluh yang dipertanyakan, selain pengelolaan Mitra Plaza yang HGB-nya akan habis, bangunan BTC di Km 6 Banjarmasin yang hingga kini belum selesai, Hotel Nasa, Pasar Sentra Antasari yang tak kunjung selesai, Metro City, Ruko di Kayu Tangi, Aset Pemko yang diserahkan developer, Data Aset Pemko yang dikerjasamakan pihak ketiga dan jumlah PAD yang disetorkan ke kas daerah. 

Dengan kondisi tersebut, Rahmad Nopliardy mengaku heran mengapa ada yang disembuyikan dalam pengelolaan aset. Padahal jika memang pengelolaan benar tidak harus ada kesan disembunyikan. Karena aset juga milik masyarakat sehingga tak harus ditutup-tutupi. 

Bahkan Anang Rosadi juga menuding sebagai pimpinan selama ini berkacamata kuda dan tidak pernah menoleh kekanan dan ke kiri. Bahkan seolah-olah para pimpinan dalam melaksanakan kebijakan merasa paling benar dan lurus. 

Karena itulah, Anang mengajak masyarakat kini mendoakan pimpinan yang biasanya “Ya Allah berikan para pimpinan kejalan yang benar dan lurus, supaya doanya diubah Ya Allah para pimpinan jalan yang sesat supaya kembali ke jalan yang lurus, " ucap Anang dengan nada senus. 

Misalnya, dalam pengelolaan aset, Anang juga menuding pakai kacamata kuda. Padahal banyak penanyaan dan kritikan tetapi hingga kini belum bisa selesai. Padahal semua bahkan untuk kepentingan kelompok dan kroninya tetapi harus untuk kepentingan masyarakat Kota Banjarmasin. 

la juga menyinggung banyak Hak Penguasaan Lahan (HPL) di Trisakti Banjarmasin hendaknya dipersiapkan untuk 10 meter badan jalan dan dilakukan pengerukan tetapi kenyataannya, HPL sekarang banyak dikuasai yang paling menguntungkan yang tidak jelas, demikian Anang dan Rahmad mengakhiri penjelasannya.


Maka atas laporan perwakilan masyarakat maka akan aliansi Indonesia di Kalsel melaporkan kepada Bapak Presiden karena aliansi Indonesia pelindungnya adalah Presiden. Demikian kata Mardatilah selaku sekjen aliansi Indonesia Kalsel. (Sugian) 

SEGERA PERIKSA!!! DUGAAN ADANYA TINDAK PIDANA KORUPSI TERJADI PADA PEKERJAAN PELAKSANAAN PRESERVASI/KONTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN WILAYAH III TAHUN 2017

2018-04-04


Kalteng - FH&H,
Palangkaraya - Mencuatnya isu daerah di Kalangan Masyarakat, Aktifis dan Jurnalis di daerah Rabu (4/4/2018), bahwa di duga terjadi Tindak pidana korupsi pada  Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Kalimantan Tengah pada Tahun Anggaran  2017  pada pekerjaan Preservasi/Kontruksi Jalan dan Pemeliharaan Rutin Jembatan Bukit Batu Lungkuh Layang - Kalahien Preservasi/Kontruksi Jalan dan Pemeliharaan Rutin Jembatan Kalahien-Buntok-Ampah, dengan Nilai Kontrak : Rp. 21.336.005.000,-. 

Terdiri dari Kontruksi Jalan: Rp.15.970.666.000,- Rutin Kondisi Jalan: Rp. 3.262.948.000,- Rutin Jembatan: Rp. 2.102.391.000,- Konraktor Pelaksana  "PT.MELINDO BHAKTI PERSADA TAMA‘’ Kontrak Tanggal 26 Januari 2017 Dengan Nilai Kontrak : Rp.28.749.997.000,- Terdiri dari Rekontruksi Jalan :Rp.24.019.297.000,-Rutin Jalan : Rp.1.205.832.000,-Rutin Kondisi Jalan :Rp.2.309.678,000-Rutin Jembatan :Rp.1.215.190.000- Konraktur Pelaksana  PT. MELINDO BHAKTI PERSADA TAMA ‘’ Kontrak Tanggal 23 Maret 2017.

Berdasarkan yang dihimpun dari peliputan Majalah Fakta Hukum & HAM di lapangan, banyak kegiatan kegiatan yang diduga tidak dilaksanakan yang sebagai mana mestinya bahkan diduga adanya terjadi kong kanglingkong antara satker wilayah III yanh diduga memiliki hubungan keluarga dengan Pelaksana kontraktor, selaku pemenang tender. 

Yang lebih parah lagi bahwa Gegiatan Pemeliharaan 5 % Tahun Anggaran  2017 diduga tidak dilaksanakan dan di Tahun Anggaran 2018 telah dianggarkan kembali untuk dilaksanakan pekerjaan dengan ruas yang sama Kalahien-Ampah.

27 Maret 2018, tim FH&H Perwakilan Kalteng mendatangi Kantor Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III  Provinsi Kalteng untuk meminta keterangan atas dugaan yang telah ditemukan di lapangan, dan kami diarahkan bertemu dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Bapak Darmono. Sesuai dengan kesepakatan, klarifikasi akan dilanjutkan pada Selasa, 9 April 2018. 

Di hari yang telah ditentukan secara kenyataan mereka mengingkari janji untuk memberikan klarifikasi dengan alasan yang tidak jelas. Saat dihubungi melalui Handphone pun mereka terkesan takut untuk di mintai keterangan. Ada apakah ini? Karena jika dugaan tentang penyimpangan ini tidak benar seharusnya pihak terkait tidak perlu menghindar dari FH&H.

Saat kami berbincang di lapangan, salah satu tokoh kalimantan tengah, SURNADI menjelaskan bahwa kalau seperti ini pekerjaan kontraktor maka kami selaku warga masyarakat Kalimantan Tengah sangat dirugikan tuturnya.

Di tempat yang berbeda kami juga membincangi salah satu Aktifis Anti Korupsi, Lembaga Penyelidikan Pemantauan dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LP3KRI) Koordinator Lapangan, HERMAN SUSILO, beliau menuturkan dari hasil akumulasi Pekerjaan yang tidak dilaksanakan serta adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksana pekerjaan tersebut  di dapat dugaan angka deviasi kerugian keuangan Negara dari nilai kontrak yang ada, selebihnya mungkin masih ada pekerjaan yang patut diduga sebagai tindakan melanggar aturan atau diduga sengaja dimanipulasi oleh pihak pelaksana proyek, baik pihak perusahaan sebagai pelaksana pekerjaan dan juga pihak pejabat yang berwenang untuk meningkatkan keuntungan dengan Praktik Korupsi dan Gratifikasi, jelasnya mengakhiri Perbincangan dengan FH&H.

Kami akan terus menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi ini. Bila ternyata Fakta di lapangan kuat tentunya kami akan membawa masalah ini ke ranah hukum dan melaporkannya ke Kejati. (FAT/GUN )



















Lapangan Ruas Jalan dan Jembatan Palangkaraya – Kalahien - Buntok - Ampah dan Lungkuh layang.

KUASA HUKUM PT. PDSU BANTAH ADA GANTI RUGI BUAT WARGA TEGAL RATU

2018-02-01

Cilegon - Fakta Hukum dan Ham Online,
PT Permata Dunia Sukses Utama (PT PDSU) melalui Kuasa Hukumnya Gughi Gumielar (1/2/2018) menegaskan kepada awak media, bahwa kliennya tidak pernah menguasai lahan tanah  secara melawan hukum dalam proses pembebasan lahan untuk pembangunan Pabrik gula  di Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Penegasan itu disampaikan Gughi menanggapi tuntutan ganti rugi kepada PT PDSU yang diajukan  13 warga Lingkungan Tegal Buntu, RT 11/07, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.  

Sampai saat ini, tidak ada bukti atau fakta apa pun yang menunjukkan bahwa PT PDSU telah melakukan pembebasan lahan atas  tanah milik ke-13 warga tersebut kata Gughi.

Ia mengatakan, tuntutan ke-13 warga itu sama sekali tidak beralasan,  sebab proses pembebasan lahan  yang  dilakukan PT PDSU telah sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku.

Apa yang harus diberikan ganti rugi? Pembebasan lahan sudah sesuai prosedur resmi. Kami selaku pihak Penasihat Hukum Perusahaan tidak pernah menjanjikan apa-apa, antara Perusahaan dan kepada ke-13 warga. Klien kami selalu bermusyawarah untuk  mencapai kata sepakat dalam penentuan nilai ganti rugi dengan warga. Intinya, dalam proses pembebasan lahan tidak ada aturan yang dilanggar ujar Gughi kepada Wartawan.  

Ia mempersilakan  pihak-pihak yang selama ini mengaku dan mengklaim sebagai pemilik sah atas lahan yang kini digunakan PT PDSU untuk membuktikannya di muka hukum.

Silahkan para pihak membuktikan di Pengadilan, kata Gughi.
Sementara itu, terkait  permasalahan antara PT PDSU dengan warga, menurut Gughi  kliennya telah   berulang kali menawarkan penyelesaian dengan bebebrapa perwakilan warga namun belum ada kesepakatan di antara para pihak. 

Perlu disampaikan bahwa klien kami juga tidak pernah menutup akses keluar-masuk ke lahan milik slaah satu warga bernama Rafik kata Gughi. (JES)

SELURUH PENGURUS DAN KETUA RW WILAYAH VILLA TOMANG SAFARI KUNJUNGAN KEJAJARAN MUSPIKA


Tangerang - Fakta Hukum dan HAM Online,   

Meningkatkan silaturahim sejumlah Pengurus Lintas RW (Rukun Warga) sewilayah Villa Tomang Baru gelar audiensi dengan jajaran Muspika Pasar Kemis. Audiensi dilakukan dengan cara Road Show mendatangi kantor Kecamatan, Kantor Polsek dan Kantor Koramil Pasar Kemis dan berdialog langsung.

Menurut Ketua Pengurus Lintas RW sewilayah Villa Tomang Rudi Effendi didampingi Sekretarisnya Totok Setiyo dan Dewan Penasehat H. Cecep Amiruddin, H. Harun Pandia dan M. Syafari kegiatan ini adalah bentuk silaturahmi dan sekaligus pengenalan pengurus baru Lintas RW se Villa Tomang Baru.

Road Show pengurus baru Lintas RW se Villa Tomang Baru selain silaturahmi dan memperkenalkan diri juga dalam rangka mewujudkan lingkungan yang tertib, nyaman, Khususnya penanganan dampak WARNET yang berkembang saat ini di wilayah Villa Tomang Baru," terang Rudi Effendi.

Rudi Effendi juga menambahkan, pengurus Lintas RW se Villa Tomang Baru sengaja mendatangi langsung Kantor Muspika Pasar Kemis, mulai dari Kecamatan Pasar Kemis, Koramil Pasar Kemis dan Polsek Pasar Kemis. Dalam kesempatan itu kami berdialog secara langsung dengan Camat Pasar Kemis H. Nawawi, Danramil Pasar Kemis Kapten CPM Djalaludin Putra dan Kapolsek Pasar Kemis Kompol Kosasih dikantornya masing-masing. Dialog dan silaturahmi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan dan ketertiban lingkungan khususnya dilingkungan Perumahan Villa Tomang Baru.

Adapun Pengurus Forum Lintas RW se Villa Tomang Baru, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terdiri dari Penasehat, H. Harun Pandia, M. Syafari, H. Cecep Amiruddin, Ketua Lintas RW Rudi Effendi, Wakil Ketua H. Firman, Sekretaris Totok Setiyo P, Koordinator Keamanan Suwarman, Humas Misgianto dan anggota pengurus Toyib, Ismu, Hendi dan Sungkana. (JES)

PENEMBAK MAHASISWI ITALIA CHANDRA, TERANCAM HUKUMAN MATI

2017-10-25

Terdakwa Sudirman (21) saat diperiksa di Ruang Sidang



Tangerang - FH&H online, 
Begal motor tergolong sadis ini telah dihadapkan kepersidangan, Senin 23/10/ Pengadilan Negeri Tangerang yang diketuai Majelis Hakim Indra, SH, MH memeriksa saksi saksi dari pihak korban yakni orang tua almarhum korban Italiana.

Jaksa Penuntut Umum Sulastri telah menjerat terdakwa Sudirman dengan pasal berlapis, yakni pasal 365 perampokan dengan kekerasan, pasal 338 menghilangkan nyawa orang dan pasal 340 pembunuhan berencana. 

Terdakwa yang sudah malang melintang melakukan pembegalan motor ini tertunduk diruang sidang, sesuai BAP di Polda Metro Jaya, pengakuannya kepada penyidik sudah melakukan lima kali pencurian dan memberatkan, Spesialis kendaraan roda dua jenis Honda Beat diwilayah hukum Tangerang, sedangkan Syaipul (25) teman terdakwa saat beraksi di Perum Bugel telah tertembak mati oleh Polisi pada 25/7/2017 saat diburu ditempat kedua melarikan diri di Lampung Selatan.

Ketua Majelis Hakim Indra, SH, MH yang berwewenang memeriksa perkara ini mendengarkan keterangan saksi saksi termasuk Ayahanda dan Ibunda Italiana.

Kesaksian Ferry Chandra Ayah kandung korban Italiana menerangkan dipersidangan, pada Senin 12/6/2017 yang lalu sekitar pukul 04:30 wib subuh usai bangun tidur di rumah tinggalnya jln. Gunung Raung Perum Bugel Indah Karawaci Tangerang setiap pagi langsung mengeluarkan dua sepeda motor dari dalam rumah kehalaman untuk persiapan berangkat kerja.

Dua unit motor tersebut, salah satu milik korban Italiana anak saya dan satu milik saya ujar Ferry dipersidangan.

Sekitar pukul 07:00 wib pada hari itu saya berangkat kerja, sedangkan anak saya Italiana tidak berangkat ke Kampus, dia dirumah bersama Ibunya ujar Ferry diruang sidang.

Sekitar pukul 14:30 saya dapat telepon dari tetangga rumah, yang menyatakan supaya saya pulang dari tempat kerja karena anak saya mengalami perampokan.

Sontak pada saat itu saya langsung pulang ternyata anak saya sudah keadaan meninggal dunia di kamar mayat Rumah Sakit Sari Asih ujar Ferry dipersidangan dengan mata berkaca kaca.

Sementara Sugiarti Ibu kandung korban, saat memberikan kesaksian dipersidangan tidak tahan membendung air matanya, sambil menangis menceritakan apa yang dialaminya pada saat kejadian itu berada ditempat kejadian, mengaku masih sedih dan trauma atas kepergian putrinya yang ditembak didepan mata saya ujar Sugiarti, usai Sugiarti memberi kesaksian memohon kepada Majelis Hakim supaya terdakwa dihukum mati. (JES)

PEMILIK EMPAT PAKET GANJA DITUNTUT DELAPAN BULAN PENJARA

2017-10-18

Terdakwa Constantine Otis, saat mendengarkan tuntutan Jaksa


Tangerang - Fakta Hukum dan HAM online, 

Sidang atas terdakwa Constantine Otis di Pengadilan Negeri Tangerang 18/10/2017 berlangsung diruang sidang tujuh.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Sun Basana Hutagalung dengan agenda pembacaan tuntutan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Taufik dari Kejari Kota Tangerang sebelumnya telah menjerat terdakwa dengan dakwaan melanggar pasal 127 ayat 1 Undang Undang No. 35 tahun 2009.

Sebelum Jaksa membacakan tuntutan, terlebih dahulu menguraikan kronoligis perbuatan terdakwa.

Pada Sabtu 14/9/2017 petugas Bea dan Cukai menemukan paket asal kiriman dari Amerika itu mencurigakan, setelah petugas Bea Cukai memeriksa paket tersebut menemukan 4 paket ganja dan 10 tulbe  bentuk LIQUID (cairan) ganja berbentuk pasta yang disimpan dibalik kartu ucapan ulang tahun seberat 7,3 gram. Sehari kemudian 15/9/2017 petugas gabungan Bea Cukai dan Polres Bandara Soetta mengikuti arah alamat kiriman paket selundupan narkotika tersebut.

Petugas meringkus terdakwa Constantine Otis sebagai penerima paket selundupan disalah satu Apartemen dibilangan Jakarta Selatan.

Atas perbuatan terdakwa Jaksa Penuntut Umum Taufik menuntut terdakwa Constantine Otis 8 (delapan) bulan penjara.

Mendengar tuntutan Jaksa, terdakwa langsung semangat beranjak dari tempat duduknya konsultasi dengan penasihat hukumnya.

Setelah  terdakwa mendapat arahan dari penasihat hukumnya, terdakwa menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim atas tuntutan yang telah dibacakan Jaksa, dengan senyum terdakwa menjawab "saya terima", ujar terdakwa pada Hakim.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum tetap pada tuntutannya.

Ketua Majelis Hakim yang memimpin sidang menunda persidangan pekan depan 25/10/2017 dengan agenda pembacaan Vonis. (JES)
 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham