MASYARAKAT BANGKA BELITUNG MENOLAK KERUSUHAN DI BUMI SERUMPUN SEBALAI UNTUK INDONESIA DAMAI NKRI HARGA MATI

2019-06-23

FH&H online - Pangkal Pinang,
Dalam  rangka HUT Bhayangkara ke 73 bertempat di lapangan Bhay Park Polda Kepulauan Bangka Belitung pada pukul 07.00 wib s/d selesai, Kapolda Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjend Pol. Drs. Istiono, S.H., M.H. beserta Danrem 045/gaya kolonel Inf. Dadang Arif Abdulrahman, Ketua DPRD propinsi Bangka Belitung, Wakalpolda, Irwasda, PJU Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolres, Tokoh agama, Tokoh masyarakat dan tokoh adat mahasiswa pelajar serta segenap masyarakat Bangka Belitung bersama sama mendeklarasikan, "Masyarakat bangka belitung menolak kerusuhan dibumi serumpun sebalai untuk Indonesia damai NKRI harga mati".

Dalam sambutannya, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yg sudah terlibat atas terselenggaranya kegiatan deklarasi menolak kerusuhan dan olahraga bersama. 

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mewujudkan sinergitas dan solidaritas masyarakat provinsi Babel dalam mewujudkan situasi serta lingkungan yang aman, nyaman, tertib serta tidak ada gangguan kamtibmas pasca pemilu tahun 2019.

Keberhasilan TNI dan POLRI dalam mengamankan pemilu tahun 2019 tidak luput juga didukung oleh stake holder dan seluruh komponen masyarakat. 

Kapolda Babel mengharapkan masyarakat provinsi Babel tidak terprovokasi dan  ikut dalam unjuk rasa yang ada di Jakarta dan menyebarkan Berita HOAX dengan tujuan agar propinsi yang kita cintai tetap sejuk, aman, kondusif. Demikian amanat Kapolda propinsi kepulauan Bangka Belitung.

Acara berlangsung meriah dengan jalan santai (2,5 km) kemudian olahraga bersama. Semua masyarakat bersama Kapolda serta semua unsur Forkopimda mendeklarasikan menolak kerusuhan dibumi serumpun sebalai untuk Indonesia damai. NKRI harga mati. 

Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan menolak kerusuhan dibumi serumpun sebalai oleh unsur Forkopimda serta mayarakat. Acara hiburan dipersembahkan oleh Munir dkk stand up komedi dan juga dibagi kan door prize. 

Kemudian acara ditutup dengan foto bersama. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda AKBP drs. Maladi. NKRI HARGA MATI. (paulus,sumber humas polda)

RANGKAIAN HUT BHAYANGKARA, KAPOLRES JUMPA TOKOH MASYARAKAT SEKALIGUS LIVE DI RADIO SWARA SEMERU FM

2019-06-22

POLRES LUMAJANG (22/06/2019). Kapolres Lumajang menghadiri kegiatan Jumpa Tokoh Masyarakat yang difasilitasi oleh Radio Swara Semeru FM.
Tidak hanya Kapolres Lumajang, acara ini juga dihadiri oleh Dandim 0821 Letkol Ahmad Fauzi SE dalam Silahturahmi Bersama Toga dan Tomas Kab.Lumajang dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 73 serta silaturahmi dan Halal bihalal fans radio swara semeru 90.7 FM.

Kapolres Lumajang disini menjelaskan  fokus utama yg harus diatasi oleh jajaran polres lumajang. Setiap permasalahan memiliki cara penyelesaian yg berbeda-beda.

Untuk mengatasi masalah  begal, ada tiga konsep yang dibuat pertama  dibentuk Tim Cobra yang diberikan pelatihan khusus dan focus menangani street crime.

Sedangkan untuk mengatasi pencurian sapi secara preventif digulirkan program 3 lapis kemanan.

Lapis pertama Penerapan program rantai sapi yg merupakan tanggung jawab perorangan pemilik sapi.

Lapis Kedua penerapan program garasi ternak, dimana desa menyiapkan lahan untuk membuat kandang sapi dengan daya tampung 30 sampai 100 sapi. Kemudian pengamanannya dilakukan bergantian oleh para pemilik sapi yg ada di dalam garasi ternak.

Lapis ketiga yakni dengan pembentukan Satgas Keamanan Desa, dimana program ini bersifat komprehensif karena tidak hanya berfokus pada masalah pencurian sapi namun mengatasi permasalahan lainnya dalam masyarakat.

Seiring berkembangnya zaman, berkembang pula berbagai tindak kejahatan dengan berbagai motif yang berusaha mengelabuhi pihak Kepolisian sebagai penegak hukum di Indonesia. 

Menurut ilmu kriminologi, terdapat tiga macam model pencegahan kejahatan, yakni Situational Crime Prevention, Social Crime Prevention, dan Community Crime Prevention.

SKD yang mana termasuk dalam model Community Crime Prevention. Community Crime Prevention sendiri adalah memanfaatkan masyarakat secara informal untuk menjaga kamtibmas di wilayahnya. SKD ini dapat dijadikan sebagai role model pencegahan kejahatan di Indonesia.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menerangkan “saya ingin menghapuskan stigma “kota begal” yang telah melekat di mata masyarakat Lumajang. Situasi ini disebut dengan Fear of Crime dimana adanya rasa takut pada masyarakat menjadi korban kejahatan.

Situasi fear of crime tidak sehat bagi sebuah kota karena memberikan dampak turunnya produktifitas masyarakat karena masyarakat cenderung takut beraktifitas khususnya di malam hari dan di daerah yg sepi. Oleh karena itu saya menciptakan Tim Cobra yang siap menghantui para pelaku Kriminalitas” pungkas Arsal.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menjadi bagian dari pelaku kejahatan. membeli motor bodong sama dengan anda bagian dari pelaku kejahatan. karena proses mendapatkan motor bodong tersebut mungkin ada orang yang terluka atau bahkan meninggal dunia karena motornya dirampas oleh pelaku begal, yang kemudian di jual dengan harga murah kepada anda” ujar arsal mengingatkan kepada masyarakat.

Bapak Saiful Anam Presiden Komisaris dan owner radio swara semeru FM mengucapkan selamat HUT Bhayangkara yang ke 73 “saya beserta jajaran radio swara semeru FM mengucapkan selamat HUT Bhayangkara ke 73. atas nama fans radio swara semeru FM, kami juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Polres Lumajang dan Tim Cobranya yang tak mengenal siang dan malam memberikan rasa aman kepada masyarakat. 

Masyarakat Lumajang saat ini sangat mencintai Polri. Kami bagian dari masyarakat mengucapkan trimakasih atas kinerja Tim Cobra menciptakan situasi aman di Lumajang” ucap saiful yang sebentar lagi akan dilantik sebagai salah satu anggota dewan DPRD Kabupaten Lumajang periode mendatang. (Fenny)

Kegiatan Bakti Religi Polda Babel

2019-06-21

FH&H Online - Babel,

Dalam rangka menyambut HUT bayangkara ke-73 (1 Juli 1946 -1 Juli 2019), Polda kepulauan propinsi Bangka Belitung mengadakan kegiatan bakti religi ketempat semua rumah ibadah baik itu mesjid, gereja, vihara dan kelenteng.

Pelaksanan bakti religi antara lain membersihkan gereja HKBP Pangkal Pinang di jalan lengkong no. 11. Kemudian Vihara Chet Tet Che ditengah kota disimpang lampu merah arah semabung dan juga mesjid yg ada di kota Pangkal Pinang. 

Kegiatan ini diikuti oleh biro logistik, bidang humas, dit.tahti dan res pangkal pinang. Pelaksanaan bersih rumah ibadah ini bagian pelayanan polri propinsi Bangka Belitung ini untuk masyarakat, demikian yang disampaikan oleh kabid humas polda Bangka Belitung, AKBP drs. Maladi.

Selamat HUT polri ke 73. (paulus .Sumber humas polda)

DUA ORANG PEMUDA DARI KECAMATAN RANDUAGUNG TERTANGKAP BASAH MEMILIKI SHABU

POLRES LUMAJANG (18/06/2019). Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang kembali ungkap peredaran Narkotika di Lumajang. Dua orang tersangka berinisial AF (17 Th)  Alamat Dusun Lembenah Desa Ledok Tempuro Kec Randuagung Kab Lumajang dan AGUNG WAHYUDI BIN. SANAN (20 Th) Alamat Dusun Glebeg Desa Ranuwurung Kec Randuagung Kab Lumajang.

Keduanya ditangkap petugas karena kepemilikan narkotika jenis Shabu seberat 0,20 Gram.

Merekaberdua digelandang di depan rumah AF di Dusun Lembenah Desa Ledok Tempuro Kec Randuagung Kab Lumajang karena tertangkap tangan pada saat kedapatan melakukan permufakatan jahat membeli, menerima, me⇐nyerahkan, menjadi perantara dalam jual beli serta menyimpan, memiliki, menguasai dan atau menyediakan serta menggunakan Narkotika jenis Shabu.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menuturkan "saya tak akan melunak serta tak kan pandang bulu dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Lumajang. Saya lebih tega melihat pelaku meringkuk di balik jeruji besi, ketimbang harus merusak ribuan penerus generasi bangsa" ungkap Arsal

Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito SH mengatakan “pelaku melanggar Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI No. 35 th 2009.  pelaku  akan mendapat ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah karena memang terbukti menyimpan, mengedarkan dan juga menggunakan narkotika tersebut" ungkapnya.

DALAM WAKTU3 JAM SAJA PAGUYUBAN SATGAS KEAMANAN DESA KECAMATAN KUNIR BERHASIL TEMUKAN SAPI YANG HILANG

POLRES LUMAJANG. (19/06/2019) Berkat upayah Paguyuban Satgas Keamanan Desa Jatigono, Jatirejo dan Kunir Kidul ,  sapi milik pak Sakut (41 Th) Dusun Timur Sawah Desa Pandanwangi Kec Tempeh Kab Lumajang dapat ditemukan.

Informasi kehilangan sapi baru diketahui jam 06.00 wib pagi oleh pemiliknya dan langsung dilaporkan kepada kepala desa. Informasi kehilangan sapi di wilayah tetangga juga diketahui oleh satgas keamanan desa (SKD) wilayah kunir yang kemudian melakukan penyekatan. hanya dalam waktu 3 jam akhirnya sapi dapat ditemukan. Paguyuban SKD kecamatan Kunir berhasil menemukan sapi yg dicuri dekat pohon bambu wilayah Desa Jatirejo Kec. Kunir Kab. Lumajang selanjutnya diangkut dengan mobil patroli 02 Tempeh kemudian diserahkan kepada pemiliknya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengapresiasi kinerja Satgas Keamanan Desa yg tanggap terkait kasus pencurian ini, "saya bangga terhadap Satgas Keamanan Desa kunir ini. Padahal kejadian terjadi di Tempeh namun peduli dan mau membantu sapi yang hilang dan berhasil ditemukan.

Jiwa jiwa kepedulian terhadap lingkungan sekitar seperti ini yg perlu di pertahankan.
Dalam waktu 3 jam saja, paguyuban Satgas Keamanan Desa Jatigono, Jatirejo dan Kunir Kidul berhasil menemukan sapi milik pak Sakut. Saya apresiasi tinggi terhadap kinerja Satagas Keamanan Desa di Kecamatan Kunir karena totalitas dalam melaksanakan tugasnya” pungkas Arsal

Ketua 2 paguyuban Satgas Keamanan Desa Kunir Pak Rudi Margono mengatakan “satgas kami bergabung dengan beberapa desa lainnya membentuk paguyuban. frekuensi HT kami sama, sehingga kalau ada informasi, langsung disampaikan melalui HT, maka semua satgas yang tergabung dalam paguyuban langsung bergerak. hal itu yang kami lakukan tadi pagi saat mendapatkan informasi adanya kehilangan sapi di desa tetangga. sehingga hanya dalam waktu 3 jam bisa kami temukan”, ujar pak rudi yang juga sebagai kepala desa jatigono kecamatan kunir. (Fenny)

PANTAI MENUANG & PANTAI PANGKUL TEMPAT WISATA YANG INDAH DAN MENARIK DI DESA KAYU BESI

FH&H Online - Bangka Tengah,

Menurut Kades Kayu Besi Kabupaten Bangka Tengah, Yohanes Tamaela, Desa kayu besi dengan luas wilayah 614.199 hektar dengan jumlah penduduk 1842 jiwa terdiri dari 592 KK dengan 2 dusun yaitu dusun kayu besi 1 dengan terdiri dari 4 RT dan dusun kayu besi 2 dengan 6 RT. 

Penduduk setempat bekerja sebagai petani, nelayan, pedagang, pekerja. Desa kayu besi mempunyai wisata alam yang indah yg terdiri  atas 2 lokasi pantai yaitu antara lain Pantai Menuang (oleh penduduk setempat sebutannya pantai menung) kata Kades Yohanes Tamaela. Yang kedua Pantai Pangkul. Yohanes menjelaskan dulu pantai menuang ini bekas lokasi tambang. oleh Pak Kades dikembangkan menjadi tempat wisata masyarakat/penduduk kayu besi dan masyarakat dari kota pangkal pinang sungailiat datang berekreasi ketempat ini. 

Kades kayu besi yohanes pria kelahiran pangkul yang energik kelahiran 15 maret 1976 pada periode tahun 2011-2016 sebagai kades kayu besi. Kemudian thn 2018-2023 pada pemilihan priode ke 2 ini dipercaya kembali oleh masyarakat desa kayu besi untuk melayani masyarakat kembali. Diijelaskan bahwasannya Kades terus mengembangkan wisata pantai menuang dan pantai pangkul. Adapun pembangunan yang telah dikerjakan seperti fasilitas umum, wc tempat rekreasi pantai berupa gazebo tempat rekreasi, ruang pertemuan, kolam di pinggir pantai untuk pemancingan. Pada hari libur menurut Yohanes ramai dikunjungi masyarakat yang ingin berekreasi.

Desa kayu besi juga mempunyai badan usaha desa (BumDes) yang mengelola wisata desa, tempat penjualan air minum higenies, juga bekerjasama dengan  BRI LINK untuk penduduk desa membayar bpjs, transfer uang, pembelian token listrik pengiriman uang, sehingga memudahkan penduduk untuk tidak jauh ke kota pangkal pinang untuk pembayaran seperti bpjs dan pembelian pulsa. 

Yohanes menginginkan Desa Kayu Besi menjadi salah satu destinasi wisata di propinsi Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka Tengah. Demikian penjelasan Kades desa kayu besi Yohanes Tamaela mengakhiri percakapan. Selamat bekerja melayani masyarakat desa kayu besi. (Paulus)

Terdakwa Nurdin mengakui Oknum anggota TNI-AD yang membuatnya jadi terdakwa

2019-06-17


Fakta Hukum&HAM online - Tangerang, 

Terdakwa Nurdin mengaku, pembuat laporan fitnah yang membuat dia jadi terdakwa adalah oknum anggota TNI-AD


Pengadilan Negeri Tangerang menyidangkan terdakwa Nurdin atas pelanggaran pasal 317 KUHP tentang pengaduan Fitnah.



Senin 17/6 Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang memeriksa keterangan terdakwa Nurdin. Nurdin membeberkan insiator pembuat laporan terhadap Mayor Sucipto anggota TNI AD yang bertugas di Kogartap 1/Jakarta, ternyata adalah anggota TNI berpangkat Mayor Inf. Mulya SH ujar Nurdin di persidangan.



Terdakwa Nurdin yang merupakan warga RW-11 Kelurahan Cipondoh Makmur Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang di hadapan Ketua Majlis Hakim Sucipto, Senin (17/6/2019) menerangkan, pelaporan pengaduan terhadap Mayor Inf Sucipto kepada Panglima TNI atas dasar inisitif Mayor Inf Mulya SH Kasubgar 0501/Jakarta Pusat. "Inisiatif tersebut setelah pengaduan terdakwa Nurdin. Nurdin.Seb melalui lisan kurang di tanggapi ke Denpom Jatake. Sehingga melanjutkan pengaduan ke Garnisun Pusat Gambir secara tertulis dan ke Panglima TNI," ujar terdakwa Nurdin.



Mayor Inf Sucipto di adukan oleh Nurdin pada tahun 2017 dengan laporan pengaduan kepada Garnisun Pusat Gambir yang tembusanya kepada, Dempom Jaya, Pangdam Jaya, Kasad TNI dan Panglima TNI yang mengakibatkan tertundanya masa kenaikan pangkat terhadap Mayor Inf. Sucipto.



Terkuak keterangan Nurdin di persidangan, sebelum membuat surat pengaduan Mayor Inf Mulya SH yang di dampingi Kapten Roni bersama warga bertemu dengannya di Hotel Narita untuk membicarakan tentang surat pengaduan tersebut. "Surat pengaduan di antarkan oleh Kapten Roni ke rumah saya untuk saya tandatangani dan warga RW-11 Kelurahan Cipondoh Makmur yang menjadi saksi dipersidangan sebelumnya.



Dalam pengaduan surat tersebut ada 5 poin yang di adukan Nurdin di antaranya, mengambil alih Fasum di Perum Taman Jaya RW-11 Cipondoh Makmur, menutup akses jalan, mengancam warga dengan Senpi, membongkar Pos RW dan menutup draenase menjadikan kios.



Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jufri, SH mengatakan, sidang kali ini sidang lanjutan pemeriksaan terdakwa yang di persidangkan dengan pasal 317 KUHP pengaduan fitnah yang dilakukan Nurdin kepada Mayor Inf. Sucipto anggota TNI anggota Ganisun Pusat Gambir Jakarta Pusat, dan menjabat ketua RW-11 di Cipondoh Makmur, Cipondoh Kota Tangerang.



Usai pemeriksaan keterangan terdakwa Nurdin,  pekan depan tanggal 24/ 6 Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jufri, SH mengatakan siap mengagendakan pembacaa tuntutan atas terdakwa Nudin. (jesman)

LOMBA FOTO DAN VLOG HUT BHAYANGKARA KE 73 TAHUN 2019

Fakta Hukum&HAM online - Babel,

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun(HUT)bhayangkara ke-73 tahun 2019, Kepolisian Indonesia (POLRI) menggelar lomba foto dan vlog untuk semua warga masyarakat.

Untuk meriahkan lomba foto dan vlog yg diadakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dengan persyaratan lomba sebagai berikut:

1. PESERTA LOMBA FOTO 
Lomba terbuka untuk Masyarakat Sipil/Umum serta anggota TNI dan Polri
Foto dapat diambil dengan segala jenis kamera (DSLR, pocket, mirrorless, handphone, dll) dengan ketentuan resolusi minimal 3200x2400 pixel, dan memiliki tingkat pencahayaan yang cukup.

Peserta wajib mengupload hasil karyanya serta Follow dan mentions ke akun resmi Divisi Humas Polri dan menambahkan hashtag #FotoHUTBhayangkara73 ( Twitter @Divhumas_Polri, Instagram @divisihumaspolri, Facebook : Divisi Humas Polri atau Youtube DIV HUMAS POLRI )

Tema khusus :
o Peserta TNI-Polri : “Soliditas TNI-Polri Membangun Negeri “
o Peserta Umum : “Kedekatan TNI Polri Dengan Masyarakat”

Foto yang dikirimkan disertai dengan narasi/penjelasan/captionnya yang berisi keterangan #TNIPolri atau Umum # Judul #narasi/caption#tempat# waktu#namalengkap #tanggal lahir # Alamat # Nomor KTP #Nomor Telepon yang dapat dihubungi #nama media sosial baik Instagram,Twitter,Facebook dan Youtube#  kemudian dikirimkan melalui alamat email HUTbhayangkara.73@polri.go.id subjek  Umum atau TNI Polri 

Contoh : #Umum#Kedekatan TNI-Polri dengan Masyarakat dalam Aksi 21-22 Mei 2019 #Sekempok masyarakat membagikan air mineral kepada anggota TNI dan polri yang sedang melaksanakan tugas#lokasi di Gedung Bawaslu Jakarta Pusat #21 Mei 2019 #Dini Dono Dene #01011990  #Jl.Bhayangkara no.73 Perumahan Polri Kodepos 152019 #737373737372019 # TW @Dini IG @Dini FB Dini dono Dene Youtube @Dini Dono Dene #

Olah digital diperbolehkan tanpa mengubah keaslian objek dan/atau menghilangkan/ mengubah elemen-elemen dalam foto
Foto paling lambat dikirim tanggal 29 Juni 2019 pukul 18.00 WIB
Karya foto dibuat sepanjang tahun 2019 dan tidak pernah dilombakan sebelumnya
Foto yang dikirim merupakan foto yang belum pernah diikutsertakan dalam lomba fotografi, merupakan karya asli pribadi, dan peserta wajib bertanggung jawab penuh terhadap karya yang dikirimkan.
Karya foto yang dikirim keseluruhan merupakan hak humas polri untuk digunakan dalam publikasi
Panitia berhak mendiskualifikasi foto peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan.
Peserta dianggap telah menyetujui semua persyaratan yang ditetapkan atas karya foto yang dikirim
Karya foto dibuat di seluruh wilayah Indonesia
Tidak ada batasan umur untuk peserta lomba foto
Satu peserta maksimal mengirimkan 3 karya foto
Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, peserta yang tidak memenuhi ketentuan akan didiskualifikasi

2. PERSYARATAN PESERTA LOMBA VLOG 
Lomba terbuka untuk Masyarakat Sipil/Umum serta anggota TNI-POLRI baik secara perorangan maupun kelompok
Spesifikasi Vlog: 
a. Format .mp4 atau .mov; 
b. Resolusi minimal 1280x720 pixel; dan 
c. Durasi maksimal 1 menit.
d. Ukuran/size vlog maksimal 5 mb.
Vlog tidak mengandung SARA, pornografi, dan tidak melanggar hukum/aturan yang berlaku
Vlog yang dikirimkan merupakan karya asli pribadi/kelompok dan peserta wajib bertanggung jawab penuh terhadap karya yang dikirimkan.
Karya vlog dibuat sepanjang tahun 2019 di seluruh wilayah Indonesia
Karya vlog belum pernah dilombakan sebelumnya
Karya vlog merupakan originalitas karya pribadi bukan milik orang lain
Karya vlog yang dikirim keseluruhan merupakan hak Humas Polri untuk digunakan dalam publikasi
Tidak ada batasan umur dan jumlah peserta

Peserta Wajib melakukan UPLOAD hasil Karyanya serta Follow dan mentions ke akun Resmi Divisi Humas Polri dan menambahkan hashtag #VlogHUTBhayangkara73 (Twitter @Divhumas_Polri, Instagram @divisihumaspolri, Facebook : Divisi Humas Polri atau Youtube DIV HUMAS POLRI )

Tema khusus :
a. Peserta TNI-Polri : “Soliditas TNI-Polri Membangun Negeri “
b. Peserta Umum : “Kedekatan TNI Polri Dengan Masyarakat”

Pengiriman vlog disertai dengan narasi/penjelasan/captionnya yang berisi keterangan #TNIPolri atau Umum # Judul #narasi/caption#tempat# waktu# namalengkap #tanggal lahir # Alamat # Nomor KTP #Nomor Telepon yang dapat dihubungi #nama media sosial baik Instagram,Twitter,Facebook dan Youtube# kemudian dikirimkan melalui alamat email HUTbhayangkara73@polri.go.id subjek  Umum atau TNI Polri

Contoh : #Umum#Kedekatan TNI-Polri dengan Masyarakat dalam Aksi 21-22 Mei 2019 #Sekempok masyarakat membagikan air mineral kepada anggota TNI dan polri yang sedang melaksanakan tugas#lokasi di Gedung Bawaslu Jakarta Pusat #21 Mei 2019 #Dini Dono Dene #01011990  #Jl.Bhayangkara no.73 Perumahan Polri Kodepos 152019 #737373737372019 # TW @Dini IG @Dini FB Dini dono Dene Youtube @Dini Dono Dene #

Pihak panitia dan dewan juri tidak bertanggung jawab atas hal apapun mengenai Vlog yang dikirimkan apabila terjadi penuntutan kepemilikan/hak cipta atas sebagian/seluruh bagian Vlog yang dikirim dan hal-hal lainnya yang membuat kerugian dengan nilai ataupun tanpa nilai bagi peserta maupun pihak lain.
Peserta hanya dapat mengirimkan 1 vlog
Keputusan juri tidak dapat di ganggu gugat
Panitia berhak mendiskualifikasi Vlog peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan
Peserta dianggap telah menyetujui semua persyaratan yang ditetapkan atas karya Vlog yang dikirim

(Paulus, sumber Humas Polda Babel)

FORKOPIMDA KABUPATEN LUMAJANG DEKLARASI TOLAK KERUSUHAN

2019-06-16

FAKTA HUKUM & HAM online - Lumajang,

Pagi tadi (Minggu, 16 Juni 2019)  jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar deklarasi tolak kerusuhan di Alun Alun Kabupaten Lumajang. Acara yg juga dihadiri ribuan warga Kabupaten Lumajang tersebut, dipimpin langsung oleh H Thoriqul Haq selaku Bupati Lumajang. 

Kegiatan ini sendiri adalah wujud nyata serta solidaritas warga Lumajang untuk kedaulatan Indonesia. Mereka dengan kompak menolak adanya aksi demo susulan, mengenai hasil MK atas gugatan hasil Pemilu 2019. Selain di wilayah Kabupaten Lumajang, kegiatan ini juga serentak diadakan di 39 Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Timur.

Dengan menggunakan kaos putih berlogo Tim Cobra yg sangat fenomenal, warga Kabupaten Lumajang terlihat cukup semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini. 

Dalam pernyataan nya seusai kegiatan tersebut, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan gerakan ini adalah untuk menjaga stabilitas menjelang penetapan putusan sidang MK atas gugatan hasil Pemilu 2019. “Melalui kegiatan positif ini, saya mengajak warga Jawa Timur dan warga Kabupaten Lumajang khususnya untuk bersama sama menjaga kondusifitas wilayahnya. Apalagi menjelang pengumuman dari MK atas gugatan hasil Pemilu 2019, saya berharap kita semua menerima dengan dewasa serta dengan lapang dada. Saya berharap, bangsa kita tak lagi terpecah atas berbagai kubu, karena nyatanya kita adalah satu, kita adalah Indonesia” ucap Arsal.


Cak Thoriq, sapaan akrab dari Bupati Lumajang juga mengatakan akan menjaga kenyamanan dan keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang. “Saya sendiri sebagai Bupati Lumajang akan berusaha menjaga kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Saya yakin, saya dan seluruh warga Kabupaten Lumajang dapat memberikan andil yang besar untuk menjaga NKRI. Lumajang lebih memilih pembangunan ketimbang ikut kerusuhan” tegas Bupati Lumajang tersebut.


 Deklarasi yg dipimpin oleh Bupati Lumajang sendiri berbunyi :

DEKLARASI LUMAJANG CINTA DAMAI

KAMI FORKOPIMDA LUMAJANG DAN MASYARAKAT LUMAJANG

MENYATAKAN SIKAP:
MENOLAK SEGALA BENTUK TINDAKAN 
KERUSUHAN YANG DAPAT
MERUSAK PERDAMAIAN
PERSATUAN BANGSA INDONESIA

(Red/Fenny)
 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham