ALEXANDER FRANSISKUS NGOPI BARENG

2019-11-18

Bangka Tengah - FH&H online,

Minggu siang, 17 November 2019, anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung Alexander Fransiskus bersilahturahmi dan ngopi bareng dengan team relawan serta pemuda di jalan kenanga Kong Djie Coffee, Koba Bangka Tengah.

Dalam silahturahmi dan ngopi bareng ini, Alex mengucapkan terimakasih kepada team relawan serta pemuda dan simpatisannya yang telah bekerja serta bersama sama mendukung dan berjuang, sehingga Alex bisa terpilih untuk mewakili masyarakat Bangka Belitung di DPD RI Dapil Babel, ungkap Alex.

Jalinan tali silahturahmi tentu akan terus kita bina dan bersinergi bersama sama kita bangun bangka belitung yang lebih sejahtera bersama pemerintah propinsi bangka belitung,sesuai tupoksi(tugas pokok dan fungsi)saya di DPD RI, ungkap Alex.

Dilain waktu dan kesempatan kita tetap akan mengagendakan  pertemuan bersama,contoh nya ngopi bareng seperti hari ini, tutur Alex. Jika ada yang ingin disampaikan aspirasinya tentang permasalahan yang ditemui,bisa disampaikan,dan akan kita perjuangkan di pusat,kata Alex.

Dijelaskan Alex, bahwa ia di DPD RI berada di komite II yang membidangi pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertanian dan pekerjaan umum(PU), jelas Alex. Silahkan disampaikan jika ada aspirasi untuk kita perjuangkan hak hak masyarakat Bangka Belitung dipusat, ungkap Alex.

Alex juga mengajak team relawan serta pemuda untuk menjaga dan mengawal babel tetap kondusif, aman, tentram dan damai, seperti yang pernah diungkapkan mantan gubernur babel bpk Hudarni rani "Fan Ngin Thong Ngin Jit Jong ", kita semua  sama NKRI, jelas Alex.

Kami di DPD juga bersinergi dengan kementrian untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Bangka Belitung, ungkap Alex. Pertemuan dan ngopi bareng diakhiri dengan berfoto bersama dengan Alexander. (paulus)

SYUKURAN DAN SILAHTURRAHMI KETUA DPRD KAB BANGKA TENGAH

Bangka Tengah - FH&H online,
Bertepatan dengan momen HUT serta memasuki kediaman rumah dinas di komplek perkantoran Kabupaten Bangka Tengah, Ibu Me Hoa, S.H., M.H. Ketua DPRD Kab Bangka tengah mengadakan syukuran serta jalinan silahturrahmi dengan masyarakat Kab. Bangka Tengah serta anak yatim piatu dikediamannya pada hari Minggu, 17 November 2019.

Acara syukuran serta silahturahmi dan HUT Me Hoa yang ke 43 tahun juga dihadiri oleh anggota DPD RI Alexander Fransiskus, Wakil Bupati Yulianto Satin, Wakil Pengadilan Negri  Bapak Subroto, Kajari Bapak Baharudin, Kepala OPD, Camat serta Kades Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam sambutannya Me Hoa mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Forkopimda Kab. Bangka Tengah serta masyarakat dan tamu undangan.

Me Hoa mengatakan bahwa masyarakat perlu tahu rumah kediaman Ketua DPRD Kab Bangka tengah. Dikatakan Me hoa, ia mohon doa dan dukungan masyarakat Bangka Tengah supaya dapat menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua DPRD selama 5 tahun,dan tentunya bisa bermanfaat buat masyarakat Bangka Tengah.

Saran dan doa serta dukungan dan kritik yang membangun silahkan kasih tahu saya, ungkap Me Hoa, sehingga saya tahu kekurangan dan tentu kita bersama sama bersinergi untuk memperbaikinya untuk kemajuan Kab. Bangka Tengah. Mohon suport serta doanya, ungkap Me Hoa. Jangan sungkan sungkan untuk menyampaikan aspirasi, kalau tidak sempat datang ke kantor boleh lewat whapp sapp,ungkap me hoa.

Kemudian mewakili Bupati Bangka Tengah, Wabup Yulianto Satin mengajak semua yang hadir untuk mendoakan Ibu Me Hoa smoga panjang umur di HUT ke 43 ini dan diberi kesehatan serta dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam mengemban amanat yang diberikan masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Kab. Bangka Tengah, tutur Yulianto.

Setelah sambutan Wabup dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Acara syukuran, silahturrahmi serta Hut Me Hoa diakhiri ramah tamah makan siang dikediamannya dengan hiburan rebana Anisah Kelurahan Arung dalam Kota Koba. (paulus)

DISKUSI DAN DIALOG ALEXANDER FRANSISKUS ANGGOTA DPD RI DAPIL BABEL BERSAMA AWAK MEDIA

2019-11-15

Pangkal Pinang - FH&H online,

Bertempat di kantor perwakilan DPD RI di Kepulauan Bangka Belitung di jalan Kecamatan Girimaya yaitu rumah aspirasi, anggota DPD RI Dapil Babel Alexander Fransiskus menggelar pertemuan dan dialog serta diskusi dengan sejumlah awak media pada hari Jumat 15 November 2019.

Dialog dan diskusi mulai pada pukul 11.30 wib. Dalam diskusi dengan awak media, Alex dalam sambutan kata pembukaannya menghaturkan ucapan terimakasih untuk rekan rekan media yang selama ini sudah bersinergi dengan Alex, baik itu sebelum terpilih sebagai anggota DPD hingga terpilih sebagai anggota DPD RI dapil Babel.

Alex mengatakan, "Aku masih seperti yang dulu bersama dan bersinetgi dengan awak media. Alex menjelaskan bahwa ia baru 1 bulan lebih bertugas sebagai anggota DPD mewakili masyarakat Bangka Belitung."

Alex juga menjelaskan bahwa ia duduk sebagai anggota DPD RI dikomite II, yang membidangi pertambangan, perkebunan, kehutanan serta pekerjaan umum(PU). Teman teman media merupakan mata dan telinga kami anggota DPD babel. Untuk itu jangan sungkan sungkan untuk memberikan masukan, informasi, kritik yang membangun untuk bersama sama kita membangun propinsi Bangka Belitung yang kita cintai ini, tutur Alexander. Beliau juga mohon suport dan sinergi serta kerjasama untuk mengawal dan membangun propinsi Bangka Belitung, sesuai tugas dan fungsi (tupoksi) saya selaku anggota DPD RI dapil babel di komite II.

Dikatakan Alex kantor perwakilan DPD dapil Babel ini adalah rumah masyarakat Bangka Belitung.
Silahkan untuk datang ke kantor DPD di jalan Girimaya untuk menyampaikan aspirasi yang tentunya akan kami perjuangkan dipusat. DPD RI dapil Babel juga akan bersinergi dengan pemda provinsi Kep. Bangka Belitung untuk memajukan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.

Dalam gelar dialog ini ada beberapa masukan dari awak media, terutama sebagai sosial control untuk disampaikan ke pusat lewat DPD RI dapil Bangka Belitung. Semua permasalahan akan kita tampung dan nanti akan kita tindak lanjutin sesuai tugas dan kewenangan saya di komite II, tutur Alex.

Ucapan terimakasih juga untuk masyarakat kep babel yang telah menitipkan amanah dan mempercayai saya untuk memperjuang kan hak hak masyarakat babel di pusat. Semoga saya dapat memberi manfaat dalam melayani dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Bangka Belitung, ungkap Alexander.

Harapan Alex agar jangan sungkan sungkan memberikan kritik, suport, dorongan serta sinergitas bersama sama kita bangun Bangka Belitung yang aman, sejahtera dan damai. Diskusi dan dialog diakhiri dengan berfoto bersama awak media didepan rumah aspirasi DPD Babel di jalan girimaya Pangkal Pinang. (paulus).

GENERASI SEHAT INDONESIA UNGGUL DENGAN GERMAS

Pangkalan Baru- FH&H online,                         
                                   
Dalam rangka hari Kesehatan Nasional 12 November 2019 yang lalu, UPTD Puskesmas Pangkalan Baru memperingatinya dengan senam massal yang diadakan mulai pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 07.30 wib hari Kamis, 14 November 2019. 

Menurut Dr Fuji Kepala Puskesmas Pangkalan Baru Kec. Pangkalan Baru, Kab. Bangka Tengah mengungkapkan bahwa gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) adalah pogram kementrian kesehatan dalam rangka untuk gerakan pola hidup bersih dan hidup sehat untuk mencegah penyakit lebih dini, karena orientasi kesehatan sekarang bukan pengobatan penyakit, melainkan orientasinya dengan pencegahan sedini mungkin lebih diutamakan, ungkap Dr Fuji.

Peringatan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) di halaman Puskesmas Pangkalan Baru. Dr Fuji undangan untuk peringatan GERMAS (gerakan masyarakat hidup sehat) lintas sektor dan dihadiri Pak Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Sekolah serta perwakilan SD serta SMP serta kader desa.

Setelah perwakilan SD dan SMP diundang untuk ikut senam bedincak yang lagi populer di Bangka Belitung, juga kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan untuk warga/masyarakat secara gratis seperti pemeriksaan tensi darah, kolestrol dan gula darah, tutur Dr Fuji.

Dr. Fuji diangkat sebagai Kepala Puskesmas Pangkalan Baru Januari 2018 yang lalu. Sebelumnya sebagai Dr Fungsional di puskesmas Pangkalan Baru Kab bangka tengah. Wilayah kerjanya 6 desa dan 1 kelurahan, ujarnya. Dijelaskan nya setiap hari Puskesmas Pangkalan Baru menerima pasien rawat jalan berkisar 40 sampai 50 orang yang berobat ke puskesmas.

Kebanyakan penanganan penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) dan darah tinggi. Kita juga menerima pasien BPJS maupun pasien umum. Semua kita tangani tanpa membeda bedakan baik umum maupun BPJS. Apabila ada pasien yang perlu penanganan lanjut kita rujuk ke RSUD. (paulus).       

KECAMATAN PANGKALAN BARU MENUJU KOTA PERDAGANGAN DAN JASA

Bangka Tengah - FH&H online,

Kecamatan Pangkalan Baru yang letaknya di pinggiran kota Pangkal Pinang Ibukota Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masuk wilayah Kabupaten Bangka Tengah merupakan jantung hatinya propinsi Kep. Bangka Belitung, karena di kecamatan Pangkalan Baru punya destinasi wisata, perdagangan serta jasa, ungkap Pak Camat Samsul Komar (14 November 2019).

Kecamatan pangkalan baru terdiri atas 11 (sebelas) desa dan 1 kelurahan antara lain; Desa jeruk, Desa Air Mesu, Desa air mesu Timur, Desa Benteng, Desa Mangkol, Desa Pedindang, Desa Beluluk, Desa Batu Belubang, Desa Kebintik, Desa Padang Baru, serta Desa Tanjung Gunung, dan Kelurahan Dul, Kab. Bangka Tengah.

Luas wilayah kecamatan Pangkalan Baru 10.827,49 Ha, dengan hamparan 108,27 km persegi.   Jumlah penduduk s/d Desember 2019 sebanyak 39.605 jiwa, yang terdiri atas 11.392 keluarga(KK), perempuan 19.208 orang, laki laki 20.397 orang.

Dijelaskan dan dikatakan Pak Camat bahwa beliau mulai menjabat sebagai Camat Pangkalan Baru 24 April 2019 yang lalu. Sebelum nya Pak Camat bertugas melayani masyarakat sebagai Camat di kecamatan Sungai Selan Kab. Bangka Tengah selama 3 bulan 20 hari, dan kemudian dimutasikan ke Kec. Pangkalan baru Kab. Bangka Tengah sampai sekarang, tutur Pak Camat. Dikatakan Pak Camat bahwa sejak UU Otonomi Desa tahun 2014, desa mempunyai kewenangan dalam pembangunan desa yang diamanatkan dalam UU tentang desa tahun 2014, ungkap Pak Camat. 

Menurut Pak Camat bila program desa bersifat lokal, maka pendanaannya dari APBdes, dari dana bagi hasil pajak serta bantuan pihak ketiga yang tidak mengikat. Jangkauan dan batasan kewenangan yang mana jika program desa sumber pendanaannya dari APBdes, dari dana bagi hasil pajak, alokasi dana desa, bila program antar desa maka bantuan pendanaannya dari APBD Kabupaten, ungkap Camat Samsul. 

Program desa harus sejalah dan bersinergi dengan pemda kabupaten serta pemerintah pusat. Dikatakan Pak Camat Tripologi Karekteristik desa desa di kecamatan Pangkalan Baru unik, contohnya seperti destinasi wisata ada di 3 desa yaitu Desa Batu Belubang dengan pantainya Tapak hantu namanya,kemudian desa tanjung gunung dengan pantainya bebek emas serta pantai Pan Semujur. Sedangkan Desa Kebintik dengan pantainya Sanfur biasa warga desa menyebutnya. 3 (tiga) desa ini juga merupakan destinasi wisata serta perikanan yang ada di kecamatan Pangkalan Baru Kab. Bangka Tengah, tutur Pak Camat.

Untuk Kelurahan Dul, Desa Beluluk serta Desa Jeruk merupakan sektor perdagangan dan jasa. Untuk Desa Air Mesu, Air Mesu Timur serta Desa Mangkol merupakan sektor holtikultura, pertanian, Perternakan, ungkap Samsul Komar. Dikatakan Pak Camat, Pemda Bangka Tengah lebih memfokuskan APBdes paling sedikit 30% digunakan untuk program pemberdayaan, contohnya: pelatihan budi daya lele, peternakan ayam, bantuan bibit tanaman holtikultura serta penguatan ekonomi masyarakat, untuk pengentasan kemiskinan, serta perikanan, pertanian.

Desa-desa di kecamatan Pangkalan Baru mulai mengeliat untuk menata program serta kegiatan pemberdayaan untuk menguatkan ekonomi warga/masyarakat. Demikian wawancara awak media FH&H dengan Camat Samsul Komar di kantor kecamatan Pangkalan Baru Kec. Bangka Tengah. (paulus)                                                                 

SERTIJAB 4 PEJABAT UTAMA POLDA KEP BANGKA BELITUNG

2019-11-13


Pangkal Pinang - FH&H Online,
Kembali Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan upacara serah terima jabatan (Sertijab) pejabat utama Polda Kep. Babel yaitu Dir Samapta, Dir Pam Obvit, dan Sat Brimob serta Kapolres Belitung yang langsung dipimpin oleh Kapolda Kep. Bangka Beltung Brigjend Pol Istiono MH di halaman upacara Mapolda Bangka Belitung.

Sertijab 4 pejabat utama Polda Babel dihadiri oleh pejabat utama polda kep babel, Ketua Bayangkari beserta pengurus serta tamu undangan.

Sertijab dilaksanakan hari Senin, 11 November 2019. Keempat pejabat utama yang diserah terimakan yaitu Dir Pam Obvit Kombes Pol Yusman jaya diserah terimakan kepada pejabat yang baru Kombes Pol Bremen JP Sianturi.Kemudian dari Kombes Pol Bremen JP Sianturi (Dir Samapta lama) diserah terimakan kepada pejabat baru Kombes Pol Achmad Iksan.

Selanjutnya Dan Sat Brimob dari Kombes Pol Farid Bahtiar Effendi diserah terimakan kepada pejabat baru Kombes Pol Selamat Topan. Lalu untuk Kapolres Belitung diserah terimakan dari AKBP Yudhis Wibisana S.IK MH diserahkan kepada penggantinya AKBP Ari Mujiyono S.IK MH.

Demikian realese berita yang disampaikan Kabid Humas Polda Kep. Bangka Belitung, AKBP Drs Maladi kepada awak media FH&H. (paulus/humas)

DESA BUKIT LAYANG KEC. BAKAM KAB. BANGKA

2019-11-09

Sungailiat - FH&H online,

Slogan yang membangkitkan spirit dari Desa Bukit Layang Kec. Bakam Kab. Bangka.  “Bersama Kita Bisa Bangun Desa, Lebih Baik, Lebih Maju, Lebih Sejahtera”.

Bukit Layang letaknya di Kec. Bakam Kab. Bangka, kalau dari kota Pangkalpinang + 60 Km perjalanan, kurang lebih 1 jam, kalau dari Kota Sungailiat + 17 Km ditempuh 20 Menit. Awak media FH&H pergi melalui jalan Dusun Kudai melalui satu desa, yaitu Desa Penyamun, kemudian baru masuk desa Bukit Layang Kec. Bakam Kab. Bangka. (08 November 2019).

Menurut Kades Bukit Layang Andry, Desa Bukit Layang mempunyai 7 Dusun, yaitu : Dusun 01 ada 3 RT, Dusun 02 ada 3 RT, Dusun 03 ada 2 RT, Dusun 04 ada 2 RT, Dusun 05 (Dusun Air Layang) ada 2 RT, Dusun 06 (Disebut Sidomulyo) ada 2 RT dan Dusun 07 (Cungko) ada 2 RT. Jumlah seluruh ada 16 RT. Luas wilayah Desa Bukit Layang 25.270 Ha. Terdiri atas 3.718 jiwa, dengan jumlah keluarga 1.076 KK. Laki-laki 1.904 jiwa dan perempuan 1.814 jiwa.

Luas wilayah, batas Administrasi dan Kondisi Geografis Desa antara lain : Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Penyamun. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mabat. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Berbura dan Desa Pugul. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Air Duren. Mata pencaharian warga/penduduk Desa sebagai Petani (berkebun), Penambang, dan Berternak. Andry mulai menjabat sebagai Kades bulan Oktober 2015 s/d 2021 nanti.

Menurut Andry di dalam mengelola anggaran-anggaran Desa masyarakat dilibatkan melalui Transparansi Anggaran Desa, seperti pembuatan baleho ukuran 2 x 3 disetiap dusun desa bukit layang.


Dibidang pemberdayaan dilakukan Pak Kades, yaitu Ekonomi Kreatif dan Inovatif dengan membuat bahan baku dari ikan lele dijadikan abon dan dendeng lele. Untuk Usaha Kecil Mikro (UKM) Desa Bukit Layang mendirikan kelompok PKK Ibu-ibu dalam pelatihan menjahit yang dinamakan Kelompok Menjahit “Lestari Indah” Desa Bukit Layang. Untuk pemuda desa di bidang olahraga seperti buku tangkis, sepak bola dan voli kedepannya Pak Kades akan menggiatkan pemuda desa agar kedepan ada muncul atlet yang berprestasi dari Desa Bukit Layang. 

Menurut Andry pembangunan jalan desa merupakan akses penting sehingga produksi dari warga desa yang akan dibawa ke Kota Sungailiat biar lancar tanpa hambatan. Desa Bukit Layang pernah mendapat penghargaan sebagai desa bersih dari narkoba dari BNN Provinsi, kata Kades Andri.

Selain itu Desa Bukit Layang mempunyai lahan Eks Pertambangan yang telah direklamasi + 200 Ha untuk dijadikan sawah dan tujuan kedepan akan swasembada pangan yang mana sekita 70 Ha akan ditanami padi, sedangkan sisanya ditanami jagung, ubi dan palawija, tutur Andry. Desa bukit layang mempunyai Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) “Karya Bersama” yang bergerak di bidang penjualan Elpiji (Gas) Berkah MARST, Penjualan Alat Tulis Kantor (ATK), Penjualan Bahan Bangunan.

Semuanya dikelolah Badan Usaha Milik Desa yang didirikan pada Tahun 2017. Kemudian Desa mempunyai Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) juga sudah terbentuk. Karang taruna dan PKK Desa juga sudah ada, tutur Kades.

Desa Bukit Layang memberikan Beasiswa untuk warga / masyarakat Desa yang kurang mampu dan yang berprestasi berupa peralatan sekolah dan perlengkapan sekolah, contohnya : Baju, Sepatu, tas, Buku Tulis dan keperluan sekolah lainya. Ketua PKK Desa Bukit Layang Ibu Sri Nani juga melibatkan diri untuk bersama Pak Kades membangun Desa Bukit Layang.

Selain itu Kades Andry juga mengatakan, bahwa desa juga sudah membuatkan untuk sanitasi desa untuk warga yang kurang mampu berupa 30 unit WC yang sudah dianggarkan dengan ADD (Anggaran Dana Desa).

Desa mensosialisasikan prilaku hidup yang sehat yaitu untuk mengatasi BAB (Buang Air Besar) prilaku yang tidak sehat dengan membuatkan WC bagi warga yang kurang mampu di Desa Bukit Layang. Desa juga lewat Bumdes melakukan Pamsimas (Pengelolaan Air Minum Berbasis Masyarakat), tutur Andri. 

Dimusim kemarau ini kita meminta bantuan dari perusahaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih terutama di sekolah-sekolah agar kebersihan WC sekolah dan kebutuhan air untuk sekolah tercukupi selama kemarau ini. Biasanya air dibantu denga Tangki yang disalurkan ke sekolah-sekolah. 

Program Desa juga memberikan bantuan untuk warga desa baik yang kaya atau miskin, seluruh warga desa bukit layang yang mendapat musibah/meninggal di bantu 3 Dus air minum bolesa, 10 Kg beras, serta gula dan kopi. Itulah bentuk kepedulian kebersamaan, gotong royong antar warga desa bukit layang, kata Andri. 

Swakelola/Padat Karya seperti pembuatan siring jalan, selokan, kita mengajak warga bersama-sama untuk dapat bergotong royong memupuk kebersamaan warga desa, tutur Andry. Untuk ronda desa menjaga keamanan desa kita melibatkan karang taruna, pemuda dan semua masyarakat desa untuk bersama-sama melakukan yang terbaik untuk desa bukit layang. 

Tanpa dukungan stake holder dan semua elemen masyarakat desa kita tidak dapat menjalankan itu semua, tutur andri. Demikian bincang-bincang awak Media FH&H dengan Kades Bukit Layang Andry di Kantor Desa. (Paulus)

SOSIALISASI PEMBENTUKAN KELOMPOK MENJAHIT IBU-IBU PKK DESA BUKIT LAYANG

Sungailiat - FH&H online,

Hari Jum’at, 08 November 2019, Kades Bukit Layang Andri mengajak Ibu-ibu PKK untuk bersama-sama kedepan ikut pelatihan jahit menjahit, bagi ibu-ibu warga desa besama-sama belajar menjahit untuk menambah penghasilan ibu-ibu desa bukit layang, sehingga meringankan pengeluaran keluarga dan dapat membantuh kehidupan rumah tangga.

Untuk itu setiap dusun mengirimkan ibu-ibu yang ingin menambah ilmu keterampilan menjahit sehingga bisa memperoleh penghasilan tambahan. Pak Kades mengharapkan para ibu-ibu yang berminat dan ingin belajar keterampilan menjahit untuk meluangkan waktu nanti satu hari untuk pelatihan jahit menjahit di balai desa bukit layang, tutur Andri.

Lewat musyawarah ibu-ibu PKK dari setiap Dusun Desa Bukit Layang, kemudian memilih Ketua Koordinator Kelompok Menjahit, maka terpilihlah secara musyawarah Ketua Ibu Jemi Sumanti dengan Wakil Ketua Ibu Nurima serta Sekretaris Ibu Lara Intani dan Bendahara Ibu Mujiati. 

Harapan Pak Kades dengan terbentuknya kelompok menjahit ibu-ibu PKK Desa Bukit Layang maka dapat menambah Income keluarga warga desa  dan mempunyai keterampilan menjahit untuk keluarga.

Kelompok menjahit ibu-ibu PKK Desa Bukit Layang dinamakan Kelompok “Lestari Indah”. Sosialisasi jahit menjahit ibu PKK desa bukit layang ditutup Pak Kades dengan photo bersama. (Paulus)

JAKSA TUNTUT MANTAN KETUA KONI KOTA TANGERANG 6,5 TAHUN PENJARA

2019-11-08

Serang - Fakta Hukum dan HAM Online,
Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Serang Banten menyidangkan perkara terdakwa Dasep dan Siti Nursiah. Mantan Ketua Koni Kota Tangerang Dasep dan Wakil bendaraha umum KONI Kota Tangerang Siti Nursiah keduanya dihadapkan dimuka persidangan dengan kasus penyelewengan dana KONI Kota Tangerang untuk kepentingan pribadi kedua terdakwa.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Tipikor Muhammad Ramdes, dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reza Vahlefi dari Kejari Kota Tangerang.

Reza membacakan tuntutannya di Pengadilan Negeri Tindak Pinda Korupsi (TIPIKOR) Serang kamis 7/11/19, Dasep dituntut 6 tahun 6 bulan penjara. Ia juga diminta membayar denda Rp 200 juta rupiah, apa bila denda subsidair tersebut tidak dibayar maka ditambah kurungan 3 bulan penjara, papar Reza sambil membacakan tuntutannya.

Dasep mantan Ketua KONI diera 2011-2015 diminta membayar uang pengganti Rp 143 juta, jika dalam 1 bulan tidak dibayar, maka pihak Jaksa Penuntut Umum akan menyita harta benda terdakwa yang saat ini dimiliki sesua dengan denda. 

Apa bila tidak mencukupi, maka terdakwa Dasep akan ditambah dipidana 3 tahun penjara. Reza usai membacakan tuntutannya terhadap terdakwa Dasep, lanjut membacakan tuntutan terhadap, Siti Nursiah.

Siti Nursiah selaku mantan wakil bendahara umum KONI Kota Tangerang, turut diduga menikmati anggaran Hibah untuk memperkaya diri sendiri, juga mendapat  dituntut 6 tahun 6 bulan dan denda Rp 200 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Mantan wakil bendahara umum ini diminta membayar uang pengganti Rp 529 juta dan jika tidak dibayar akan ditambahkan pidana penjara selama 3 tahun tuntutan Jaksa Reza.

Kedua terdakwa dijerat oleh Jaksa dengan pasal 2 dan pasal 3 ayat (1) Undang Undang No. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor) atau Undang Undang No. 20 tahun 2001.

Adapun awal mula kejadian mantan Ketua KONI dan wakil bendahara umum Kota Tangerang ini menjadi terdakwa, pada tahun 2015 Pemkot memberi dana hibah sebesar Rp 8 miliar untuk pengembangan olah raga, altet dan pelatih untuk semua cabor Kota Tangerang.

Dalam teknis pembayaran banyak yang tidak terealiasi, seperti uang transportasi atlet, dana pembinaan anggota KONI, dana penyelenggaraan Wali Kota Cup untuk 40 cabang olah raga (Cabor) kegiatan pelatih dan asisten pelatih sampai ke akomodasi. Total dana yang tak terealiasi sebesar Rp 662 juta, ungkap Reza dalam uraian dan amar tuntutannya.
Sidang selanjutnya dilanjut pekan depan dengan agenda (Pledoi) pembelaan. (jes)


 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham