Home » , » DIREKTORAT POLAIRUD POLDA BABEL MEMBEKUK TERDUGA PELAKU PENGEBOMAN IKAN

DIREKTORAT POLAIRUD POLDA BABEL MEMBEKUK TERDUGA PELAKU PENGEBOMAN IKAN

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2019-07-19 | 07.20.00

Babel - FH&H online,

Kronologi penangkapan terduga pelaku pada hari Jumat, 12 Juli 2019 sekitar pukul 13.15 WIB oleh anggota KP XXVIII -2001 Dit. Polairud Polda Kepulauan Babel saat melaksanakan patroli rutin di Perairan Manggar Kabupaten Belitung Timur dan menemukan 1(satu) unit KM.TANPA NAMA dengan titik koordinat 02  50' 807" 5 -108 17' 408" T yang sedang berlayar untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan.

Kemudian anggota KP XXVIII -2001 Dit. Polairud Polda Babel melakukan pemeriksaan terhadap 1(satu) unit KM. TANPA NAMA dan menemukan bahan peledak bom yang akan digunakan untuk menangkap ikan dengan cara meledakkan/mengebom ikan. Selanjutnya anggota KP XXVIII -2001 Dit Polairud Polda Babel tersebut langsung mengamankan 1(satu) unit KM. TANPA NAMA dan barang bukti lainnya beserta nahkoda dan ABK kepangkalan sandar manggar Kab. Belitung Timur. 

Anggota KP XXVIII -2001 Dit Polairud Polda Babel kemudian membawa nahkoda dan ABK beserta barang bukti berupa 1 (satu) unit KM. TANPA NAMA, 8 (delapan )botol berwarna hitam ukuran kecil, 4 (empat) botol ukuran besar, 29(dua puluh sembilan) kotak korek api, 10(sepuluh) buah busa/gabus penutup botol, 1(satu) gulung amplas, 4(empat) kilo bubuk diduga bahan baku bom, 1(satu) Derigen yang berisikan lebih kurang 5(lima) liter BBM jenis solar dan 1(satu) buah ember. Kemudian anggota KP XXVIII - 2001 Dit. Polairud Polda Babel membawa nahkoda dan ABK beserta barang bukti ke kantor Dit. Polairud Polda Babel dan dilaksanakan penyerahan/pelimpahan perkara pada hari Sabtu, 13 Juli 2019 sekitar pukul 13.00 WIB kepada  penyidik Dit. Polairud Polda Kep. Babel guna proses selanjutnya.

Terduga pelaku Rusli beralamat di Dusun baru utara 1 RT 003 RW 002 Kelurahan Baru, Kecamatan Manggar Kab. Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Babel. Terduga pelaku dikenakan  pasal 84 ayat(2) undang undang nomer 31 tahun 2004 tentang perikanan  jo pasal 53 ayat (1) KUHP atau pasal 1 ayat(1) .(3) undang undang darurat nomer 12 tahun 1951 ancaman  hukuman penjara 10(sepuluh) tahun dan denda Rp.1.200.000.000(satu milyar dua ratus juta rupiah.

Demikian penjelasan yang disampaikan Kabid Humas Polda Kepulauan Babel AKBP Pol. Drs Maladi didampingi Kasubdit GAKKUM Dit. Polairud Polda Babel, Kompol Nuryono yang mewakili Ditpolairud Polda Babel Kombes Pol. M. Zainul pada jumpa press Dit. Polairud Polda Babel di Pangkal Balam pada hari Kamis, 18 Juli 2019 pukul 10.00 pagi hari. (paulus)
 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham