Home » , » BERURUSAN DENGAN PIHAK BERWAJIB KARENA ANIAYA TEMAN

BERURUSAN DENGAN PIHAK BERWAJIB KARENA ANIAYA TEMAN

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2019-10-19 | 10.10.00

Pangkal Pinang - FH&H online,
Kembali Polres Pangkal Pinang menggelar Konferensi pers terkait kasus penganiayaan diruang PC Polres Pangkal Pinang, Kamis 17 Oktober 2019.

Seizin Kapolres Pangkal Pinang, Kabag Ops Kompol Jadiman Sihotang didampingi Kasubbag Humas Ipda Sianturi serta Bripka Nasrul Ps Kanit I Dit reskrim menggelar Konfrensi pers.

Dalam pemaparannya Kabag Ops Kompol Jadiman  Sihotang menjelaskan bahwa pada hari Jumat, 04 Oktober 2019, pukul 22.00 wib telah terjadi penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku LH yang melakukan penganiayaan terhadap teman sendiri di TKP (tempat kejadian perkara) depan rumah WDD Desa Tanjung Gunung Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah provinsi Bangka Belitung.

Kronologis kejadiannya ketika korban BKR disuruh oleh saudara LPJ untuk memanggil LH,tiba tiba sdr LH langsung menendang kaki sebelah kanan korban sehingga korban terjatuh, kemudian pelaku memukul mata sebelah kanan korban menggunakan tangan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar dibagian mata sebelah kanan dan selanjutnya korban BKR melapor Polres Pangkal Pinang untuk ditindak lanjuti.

Berdasarkan laporan polisi LP/B -316/X/2019/SPKT/RESPKP tanggal 06 Oktober 2019 serta visum et repertum no:an BKR.

Pada hari Rabu, 09 Oktober 2019 sekira pukul 13.00 wib, team opsnal satreskrim Polres Pangkal Pinang menyelidiki dan mendapat informasi bahwa terduga pelaku penganiayaan di depan rumah WDD Desa Tanjung Gunung Kec. Pangkalan Baru Kab Bangka Tengah berada disebuah bengkel yang terletak di jalan raya Tanjung Gunung.
Selanjutnya team opsnal meluncur ke TKP, kemudian team opsnal memastikan sekali lagi keberadaan pelaku dan memang benar pelaku masih berada dibengkel tersebut.

Sekira pukul 13.30 wib team opsnal melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan seorang pria bernama LH.

Kemudian pelaku dibawa dan dilakukan interogasi oleh team opsnal dan pelaku membenarkan telah melakukan penganiayaan seorang diri dengan menggunakan tangan kosong terhadap korban an sdr BKR. Selanjutnya terduga pelaku dibawa kesatreskrim polres pangkal pinang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Terduga pelaku dikenai pasal 351 ayat I KUHP, terancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun. Demikian press release yang disampaikan kasubbag humas polres pangkal pinang Ipda Sianturi kepada media FH&H. (paulus/humas)

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham