Home » , » PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGEMASAN DAN PEMASARAN UMKM DESA AIR MESU TIMUR

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGEMASAN DAN PEMASARAN UMKM DESA AIR MESU TIMUR

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2019-12-14 | 21.48.00

Bangka Tengah - FH&H online,
Desa Air Mesu Timur Kecamatan Pangkalan Baru Kab. Bangka Tengah adalah hasil pemekaran dari desa induknya air mesu. Pemekaran Desa Air Mesu Timur pada 28 September 2012 dengan slogan "BERSINAR" (Bersih, Santun, Indah, Nyaman dan Religius).

Dijelaskan Kades Hasanudin bahwa beliau mulai dipercaya dan melayani masyarakat/warga Air Mesu Timur sejak 5 Desember 2018 yang lalu, dengan periode sebagai Kades 2018 -- 2024.

Desa Air Mesu Timur adalah wilayah perbatasan dan lintasan agak pinggiran dari kota pangkal pinang masuk wilayah Kecamatan Pangkalan Baru Kab. Bangka Tengah (12 Desember 2019).

Luas wilayah Desa Air Mesu Timur 789 hektar, dengan jumlah penduduk/warga desa 2889 orang terdiri atas laki laki 1454 orang dan perempuan 1455 orang.

Sedangkan jumlah KK terdiri atas 784 KK, tutur Kades Hasanudin. Batasan wilayah Air Mesu Timur yaitu: sebelah timur berbatasan dengan Desa Bukit Kijang, sebelah selatan berbatasan dengan desa cambai, sebelah utara berbatasan dengan Desa Jeruk, sebelah barat berbatasan dengan Desa Air Mesu.

Masyarakat/warga desa air mesu timur mayoritas pencahariannya berkebun dan nelayan dan peternakan, jelas pak Hasanudin.

"Kita juga punya gapoktan nelayan, Bumdes, lembaga adat desa, PKK, LPM, PAMSIMAS, BPD", jelas Pak Kades.

Potensi desa yaitu sumber alam pertambangan batu gunung, pertanian, perkebunan, dan potensi unggulan desa yaitu minuman Rosela dan selai  Rosela yang kita kemas dalam UMKM," jelas Pak Kades.

Desa Air Mesu Timur masuk dalam 6 desa dengan kinerja baik dalam hal penyerapan anggaran dari 56 desa di kab Bangka tengah penilaian dari kementrian, jelas pak Kades.

Kita fokus kepada teknologi pengemasan dan pemasaran UMKM serta pembangunan infrastruktur untuk kita kembangkan, kata Pak Kades.

Yang kita utamakan yaitu prioritas dan manfaat. Estetika pembangunan desa tidak bisa asal asalan, tetapi dengan perencanaan, penataan dan siteplane yang ditata dengan baik, seperti kebersihan, kenyamanan untuk posyandu balita dan usila, PAUD dan TPA tempatnya harus reprensentatif kita tata yang baik, jelas Pak Hasanudin.

Kedepan nanti kita ingin anak sekolah yg berprestasi dan tidak mampu untuk kita bantu, ini sedang kita fikirkan dan tentu proses kedepan  kita harapkan 1(satu) rumah 1(satu ) sarjana, kata Pak Kades.

 Kalau perkebunan durian disini turun menurun dari nenek moyang kita ,tutur Pak Kades. Demikian wawancara singkat awak media FH&H di kantor desa. (paulus)

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham