Home » , » DEKLARASI KOMUNITAS MEMBERS MEMILES (KMM)

DEKLARASI KOMUNITAS MEMBERS MEMILES (KMM)

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2020-01-12 | 10.54.00

"MEMINTA PEMERINTAH LEBIH OBYEKTIF DALAM MENYIKAPI PERMASALAHAN INI AGAR TIDAK BANYAK MASYARAKAT YANG DIRUGIKAN"


Jakarta - Fakta Hukum & HAM online,

Ratusan para members Memiles yang tergabung dalam MEMILES naungan PT Kam n Kam merasa kecewa dengan tindakan penutupan aplikasi memiles. Mereka membentuk komunitas yang berdiri tanggal 6 Januari 2020 dan di Deklarasikan Jum'at, 10  Januari 2020  di Sahid Jaya Hotel sore mengadakan jumpa pers dihadiri beberapa Media Cetak & online serta hadir beberapa Stasiun televisi.

 Ibu Kemala Intan yang adalah Ketua dari KMM mengatakan bahwa pertemuan ini bentuk solidaritas para member Memiles untuk dapat menemukan win win solution tentang perkembangan MEMILES. KMM dibentuk untuk mewadahi para member yang sudah melakukan Top Up untuk mendapatkan keadilan atas hak-hak nya. Kemala Intan mengatakan bahwasannya Memiles bukanlah investasi, tapi Memiles adalah sebuah bisnis aplikasi periklanan dengan sistem TOP UP.
Beliau juga mengatakan, "Mereka para member merasa belum ada yang dirugikan oleh Memiles selama berjalan, justru setelah adanya penangkapan para petinggi memiles dan ditutupnya kantor yang berpusat di Jakarta serta para staf ahlinya, kami para member merasa dirugikan". Sejak Memiles ditutup tanggal 18 Desember 2019 lalu, semua member resah dan terkatung-katung karena status Memiles digantung tanpa ada kepastian dan kejelasan yang signifikan. Sehingga banyak berita yang simpang siur membuat resah para member.

 "Memiles itu besar karena program promosinya yang hebat dan sistem yang dilakukan Memiles tepat sasarannya," jelas Ketua KMM. Memiles itu besar, terbukti kurun waktu ± 8 bulan sudah mencapai 270 member militan dan bukan hanya sekedar member, Memiles juga sudah banyak mengeluarkan reward untuk para member yang telah beriklan. Memiles memberikan reward sebagai bentuk apresiasi untuk para member yang beriklan.

 Menyikapi perkembangan terakhir, Bapak Khairul Anwar sebagai penasehat KMM merasa perlu meluruskan langkah keliru yang diambil pemangku kebijakan, disebabkan Desakan dari ribuan members yang telah melakukan top up sekitar 350 milyard rupiah dan saat ini telah bergabung dengan Komunitas members Memiles. Saat sekarang diperlukannya pemerintah turun untuk memperhatikan nasib para member Memiles dikarenakan hampir keseluruhan member memiles bukanlah pengusaha tapi masyarakat biasa dengan ekonomi menengah kebawah yang berharap dapat memperbaiki perekonomiannya.
 Besar harapan kami memiles agar dapat hidup kembali dengan otoritas bimbingan pemerintah agar kesalahan dapat diperbaiki. "Jangan dibiarkan begini, bimbinglah kalau ada yang salah bukan dibiarkan begini tanpa kepastian", jelas Khairul. Sekiranya pemerintah dapat ikut mengambil alih dalam penyelesaian masalah Memiles ini, karena memiles ini mempunyai tujuan mulia yang harus kita dukung yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia dan UMKM-UMKM. 

 Dengan terbentuknya Komunitas Members Memiles, maka bagi para members yang merasa kecewa dapat bergabung dengan membuka Posko members Memiles Yang beralamat di Perum Bumi Indah tahap 1 Ruko RD no 8 RT 06/06 kota Tanggerang Propinsi Banten.

 Dalam wawancaranya, Ibu Intan dan team Komunitas yang kami temui sangat Antusias dalam perkembangan program program Memiles yang ditutup sejak tanggal 18 Desember hingga kini belum mendapatkan kepastian hukumnya dan berharap Pemerintah tidak tutup mata dalam hal ini. Khusunya KMM berharap semoga  MEMILES dapat dibuka kembali agar para membersnya tidak resah dalam pemberitaannya yang simpang siur selama ini.

 Adapun statement dibentuknya Komunitas Members Memiles ini untuk:
  1. Mendesak Pemerintah RI untuk mengambil kebijakan Yang tepat Dan memulihkan kembali keberadaan Perusahaan aplikasi PT Kam nKam Yang mempelopori lahirnya Memiles;      
  2. Mendesak agar pemerintah untuk dapat melakukan intervensi dan mengarahkan PT Kam n Kam ke arah Yang benar jika terdapat kekeliruan dalam oprasionalnya; 
  3. Mendesak pemangku kebijakan pemerintah yang berwenang untuk tidak mengambil langkah-langkah  keliru  yang berdampak merugikan dan menghambat Kesejahteraan Dan perekonomian Rakyat banyak;
  4. Mendesak Pemerintah agar memberikan peluang kepada PT Kam n Kam agar dapat beroperasi kembali dengan pendampingan dan pengawasan serta Bimbingan dari pemangku Kebijakan Yang memiliki wewenang Otoritas terhadap permasalahan ini, agar tidak terjadinya kekhawatiran para members yang selama ini merasa tidak ada yang dirugikan. 

 Dalam Deklarasi serta jumpa pers nya para Komunitas  Members Memiles memohon kepada Bapak President RI, Ir H Joko Widodo agar dapat Mengambil alih Permasalahan ini dan mau memiliki rasa Keperduliannya terhadap hajat hidup rakyat banyak yang berusaha agar dapat memperbaiki Perekonomiannya ditengah tengah Kondisi Ekonomi Yang tidak menentu pada saat ini.
 Semoga seruan 270 ribu an member Memiles yang merupakan rakyat Indonesia dapat didengar dan dipertimbangkan oleh Pemerintah Pusat Khususnya Bapak Presiden yang sangat kami cintai yaitu Bapak Jokowi. (Niko,fn, jay)

5 komentar:

  1. Hidupkan lagi memiles ,visi dan misi memiles jelas untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

    BalasHapus
  2. Hidupkan lagi memiles ,visi dan misi memiles jelas untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

    BalasHapus
  3. Kembalikan Memiles kami...
    Jangan Di Bekukan Memiles kami
    Hidup Memiles ,maju trus ...
    Karna Memiles sudah Mensejahtrakan rakyat Indonesia.
    Merdeka...merdeka..merdeka

    BalasHapus
  4. ya.memiles suda membantu rakyat yg punya impian.bisa terwujud dg top up pendidikan sehinga rakyat yg tdk mampu kulia bisa ikut jd s2.dan dpt jadi terwujut cita2 nya.dan bisa menjadi masarakat.yg berkualtas dan berguna untk kehidupan kedepan .jd memiles tdk menipu .jangan di halangi dan di pitna.demi rakyat kecil

    BalasHapus
  5. Kembalikan memiles k kami...
    Jangan d bekukan memiles kami...
    Maju & hidup terus memiles...
    Karena memiles jelas sudah mensejahterakan rakyat Indonesia...
    Jadi jangan halangi cita2 nya rakyat yg ingin berkualitas & berguna untuk kehidupan kedepannya nya....demi rakyat kecil...

    BalasHapus

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham