Home » , » NEGATIF SUSPECT VIRUS CORONAVIRUS (COVID -19)SEORANG PASIEN DI RSUD DR(HC)IR. SOEKARNO PROP BABEL

NEGATIF SUSPECT VIRUS CORONAVIRUS (COVID -19)SEORANG PASIEN DI RSUD DR(HC)IR. SOEKARNO PROP BABEL

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2020-02-23 | 15.18.00

Babel - FH&H,

Isu COVID -19 yang terjadi pada pasien yang diduga suspect virus novel corona virus(COVID -19) terjawab sudah dengan digelarnya konfrensi pers dan jumpa dengan awak media yang dilakukan RSUD DR (HC) IR SOEKARNO di kecamatan merawang Kabupaten Bangka pada hari Jum'at pukul 09.45 wib bertempat di ruang pertemuan EKO MAULANA ALI RSUD DR(HC)IR SOEKARNO Propinsi Kep. Bangka Belitung (21/2 -2020).

Dalam konfrensi pers yang digelar dihadiri oleh Kadinkes prop babel Drg Mulyono,direktur RSUD DR(HC)IR SOEKARNO Dr Armayani Rusli SpB, serta dua dokter lainnya.

Dijelaskan Dr Armayani Rusli SpB "pasien yang dirawat di ruang isolasi yang masuk sejak sabtu (15/2 -2020) malam, dalam 2 kali pengiriman specimen kekementrian kesehatan (kemenkes) RI, dua sampel tersebut memang benar dinyatakan "Negatif" tutur Dr Armayani Rusli.

Demikian juga penjelasan kepala dinas kesehatan propinsi kepulauan bangka belitung Drg Mulyono menyampaikan bahwa; "Berdasarkan 2 kali pengiriman specimen ke kementrian kesehatan (kemenkes)RI di Jakarta, dua sampel tersebut memang "Negatif" Covid -19, jelas pak Mulyono.

Dijelaskan juga Dr Armayani Rusli, "Pasien tersebut gagal ginjal, hipertensi serta batuk  dan kecapean," tutur Armayani Rusli.

Himbauan Pak Mulyono yaitu untuk menjaga Etika batuk, cuci tangan setelah kontak dengan air sabun untuk menjaga kesehatan kita", ungkapnya.

Harapan Pak Mulyono, masyarakat tetap tenang, karena  negatif COVID -19, tuturnya.
Demikianlah konfrensi prers yang digelar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR (HC)IR SOEKARNO propinsi kepulauan Bangka Belitung. (paulus)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham