Home » , » RATUSAN OJOL MEMINTA MAAF KEPADA POLRESTA BOGOR

RATUSAN OJOL MEMINTA MAAF KEPADA POLRESTA BOGOR

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2020-05-27 | 10.47.00

BOGOR - FH&H online,

Kumpulan para Komunitas Ojol kota dan kabupaten Bogor, Senin 25 Mei 2020 pagi mengadakan ikrar Permohonan maaf kepada instansi kepolisian yang ditujukan kepada Polresta Bogor dengan adanya kesalah pahaman pada Jumat 22 Mei 2020 yang dalam acara kesolidaritasan  aksi damai yang spontan terjadi di depan kantor leasing MF, jalan veteran dikarenakan adanya perampasan kendaraan anggota ojol oleh Matel di Graha cibinong yang mengatas namakan dari leasing Mf. 

Dengan terjadinya kesalahpahaman ini maka ratusan atau mungkin ribuan anggota ojol dengan kesadarannya menyatakan sikap permintaan maaf kepada pihak Polresta Bogor agar memaafkan mereka atas kesalah pahaman tersebut. Yang kami temui Ketua Umum komunitas ojol/Forum Online Bogor (FOB) Indra dan Korwil Arif Burhan serta jajarannya sangat prihatin atas kejadian ini, karena ojol selalu bermitra dengan semua instansi pemerintahan maupun swasta terutama kepolisian, dalam menjaga keamanan, informasi maupun sosial. 

Indra juga mengatakan bahwa kejadian perampasan kendaraan anggotanya ini sebenarnya sudah dikuasakan kepada Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) Bogor untuk penyelesaiannya terhadap leasing Mf, agar diselesaikan secara Hukum dan UU perlindungan Konsumen yang berlaku, Ketua LPKNI Bogor Niko juga menyayangkan atas kejadian ini, tapi Niko juga bangga atas Kesolidan/kekompakan para ojol ini terhadap sesamanya dalam menyikapi seringnya kejadian anggotanya yang merasa terdzolimi para Matel. 

Niko mengatas namakan seluruh LPKSM, PLPK se- Jawa Barat dan konsumen agar Pemerintah OJK, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan kepolisian RI agar mengambil sikap kepada seluruh Finance agar jangan ada lagi penarikan kendaraan di jalan mengatas namakan finance, yang sudah sangat meresahkan masyarakat, apalagi disituasi Covid 19 ini, seluruh Dunia sedang berduka dan banyak masyarakat yang terpuruk, bila memang konsumen sudah wanprestasi datangilah ke rumahnya dengan kebijakan-kebijakan yang ada, agar konsumennya sadar dan mau menyerahkan unitnya kepada finance. 

Komunitas ojol pun mengatakan bila masih ada penarikan kendaraan dijalan mereka tidak segan-segan untuk menswiping/mengusir para matel yang berada di jalan-jalan, bila memang pemerintah tidak bisa mengambil sikap atas seringnya kejadian ini, ungkap ratusan Ojol di depan para awak Media. (Yj)
 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham