Home » , , » DUA TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DICIDUK SAT RES NARKOTIKA POLRES PANGKAL PINANG

DUA TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DICIDUK SAT RES NARKOTIKA POLRES PANGKAL PINANG

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2020-06-23 | 20.29.00


Pangkal Pinang - FH&H online,
Kapolres Pangkal Pinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, S.H., SIK, M.H. memimpin langsung Konferensi/siaran pers di ruang aula kantor Polres Pangkal Pinang didampingi Wakapolres Kompol Erlichson Pasaribu serta Kabag Ops Kompol Jadiman Sihotang dan Kasat Narkoba.

Dalam penjelasan dan pemaparannya Kapolres menyampaikan bahwa diamankannya 2 (dua) tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu berdasarkan laporan polisi Narkoba LP A -220/VI/2020 tertanggal 16 Juni 2020, 23 Juni 2020.

Kronologis kejadian (TKP) di jalan demang singayuda RT 001/RW 001 kelurahan bukit besar kecamatan Girimaya kota Pangkal Pinang pada Selasa 16 Juni 2020 pukul 17.45 WIB.

Berdasarkan informasi masyarakat bahwa di wilayah jalan Demang Singayuda RR 001/RW 001 kelurahan Bukit Besar kecamatan Girimaya kota Pangkal Pinang sering terjadi transaksi narkoba yang meresahkan masyarakat. Atas informasi masyarakat SatRes Narkotika Polres Pangkal Pinang melakukan penyelidikan tentang informasi tersebut.

Setelah melakukan dan mendapatkan orang yang dicurigai sebagai pelaku penyalahgunaan Narkotika, maka Kasat Reserse Narkotika Iptu Eddy Yuhansyah membuat rencana untuk melakukan penangkapan terhadap orang yang diduga penyalahgunaan Narkotika.

Kronologis penangkapan pelaku penyalahgunaan Narkotika tersebut pada hari Selasa, 16 Juni 2020 sekira pukul 17.45 WIB yang bertempat dijalan demang singayuda Rt 001/Rw 001 kelurahan bukit besar kecamatan Girimaya kota Pangkal Pinang.

Kedua tersangka pelaku MK dan SHD yang diduga telah membeli, menerima, memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika gol 1 dalam bentuk bukan tanaman yang mengandung metamfetamina yang diduga jenis sabu.

Tersangka MK ditangkap dan dilakukan penggeledahan pada Selasa, 16 Juni sekira pukul 17.45 WIB dirumah tersangka yang beralamat di jalan demang singayuda RT 001/RW001 kelurahan Bukit Besar kecamatan Girimaya kota Pangkal Pinang, dan ditemukan barang bukti berupa 1(satu) paket /bungkus plastik bening ukuran kecil Narkotika gol 1 dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu berat bruto 0,25 gram yang mana barang bukti tersebut tersangka beli dari SHD, sesuai dengan pasal 114 ayat(1) pasal 112 ayat(1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kemudian dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap tersangka SHD pada Selasa, 16 Juni 2020 sekira pukul 21.30 WIB di jalan satam dalam RT009/RW 003 kelurahan Semabung baru kecamatan Girimaya kota Pangkal Pinang ditemukan barang bukti berupa 21 (dua puluh satu) paket/bungkus narkotika gol 1 dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu dengan berat 161,99 gram dilantai 2 gudang elpiji, sesuai dengan pasal 114 ayat(2) pasal 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti yang ada di bawa kepolres pangkal pinang untuk proses lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan dari tersangka MK sbb ; 1). 1(satu) paket/bungkus plastik bening yang berisikan narkotika gol 1 diduga jenis sabu dengan berat bruto 0,25 gram. 2). 1(satu) unit handphone real me warna biru; 3). 1(satu) buah alat hisap (bong): 4). 1(satu) buah korek api gas; 5). 1(satu) buah sendok yang terbuat dari pipet plastik; 6). 1(satu) buah kaca pirex; 7). 1(satu) unit sepeda motor mio warna merah.

Barang bukti yang diamankan dari SHD sbb; 1). 21(dua puluh satu) paket dengan berat 161,99 gram terdiri dari; 2).1(satu) paket/bungkus plastik bening ukuran besar yang berisikan narkotika jenis sabu; 3). 13(tiga belas) paket/bungkus plastik bening ukuran sedang yang berisikan narkotika jenis sabu; 4).7(tujuh) paket/bungkus bening ukuran kecil yang berisikan narkotika jenis sabu; 5). 1(satu) buah plastik kresek warna hitam; 6). 1(satu) buah plastik bening ikuran besar; 7). 1(satu) buah plastik bening ukuran sedang; 8). 1(satu) bungkus plastik strip bening; 9) 1(satu)buah plastik bungkusan mie goreng;10).1(satu) buah handphone merk oppo warnah merah; 11).1(satu) buah kotak rokok A satu;12). 2(dua) buah pirex beling.

Diduga tersangka MK melanggar pasal 114 ayat(1) pasal 112 ayat(1) JO pasal 132 ayat(1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, "Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika gol 1 bukan tanaman, dipidana dengan penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah).

Sedangkan untuk SHD diduga pasal yang dilanggar pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, "Setiap orangnyang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika gol 1 bukan tanaman, dipidana dengan penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) serta pasal 114 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, "Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Gol 1 dipidana dengan penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1000.000.000 (satu milyar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh milyar rupiah).

Demikian konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolres Pangkal Pinang AKBP Tri Lesmana Zeviansyah SH SIK MH di ruang aula kantor polres pangkal pinang.(paulus)

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham