Home » , , » Penyidik PMJ serahkan 22 tersangka Pengrusakan dan Penembakan di Green Lake Cipondoh Tangerang

Penyidik PMJ serahkan 22 tersangka Pengrusakan dan Penembakan di Green Lake Cipondoh Tangerang

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2020-08-19 | 15.26.00

Kasipidum, Aka Kurniawan

Tangerang, FH&H online,

Penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) Rabu 19/8/20 telah menyerahkan sebanyak 22 orang tersangka kelompok John Kei atau John Refra diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. 

Mereka menjalani tahap II, yakni penyerahan tersangka berikut barang bukti oleh Polda Metro Jaya ke pihak (JPU) Jaksa Penuntut Umum.

Para tersangka pada 21 juni 2020 yang lalu terlibat aksi pengrusakan dan penembakan rumah milik Agrapinus Rumatora atau yang akrab Nus Kei yang berada di Cluster Australia, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dikantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang rombongan bus milik petugas Polda Metro Jaya (PMJ) tiba di halaman parkir belakang sekitar pukul 10:30. Para tersangka dikawal dengan pengawalan ketat oleh petugas PMJ menggunakan senjata laras panjang. 


Selanjutnya satu petsatu para tersangka turun dari bus untuk diperiksakan kelengkapan berkas barang bukti dan tersangka oleh pihak (JPU) Jaksa Penuntut Umum.

Selama berlangsungnya agenda tahap II oleh beberapa Jaksa Penuntut Umum, tak luput dari pengawalan yang ketat oleh pihak Kepolisian yang berseragam dan bersenjata lengkap.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Aka Kurniawan mengatakan pada wartawan, keseluruh tersangka Tutce Key CS telah diterima dan segera dilimpah ke Pengadilan Negeri untuk segera disidangkan.

Menurut Kurniawan, 23 tersangka dibagi menjadi dua berkas (Split) sementara JPU yang menangani atau yang siap untuk memeriksa perkara ini kita siapkan 10 Jaksa sementara untuk pasal yang disangkakan kepada para tersangka, Kurniawan belum bersedia menjawabnya, nanti aja kita lihat dulu pungkas Kurniawan.

Anton dan kawan kawan selaku tim Kuasa Hukum para tersangka, mengatakan saat kejadian berlangsung dia membantah kliennya yang 22 orang, dapat perintah dari John Kei untuk membunuh Nus Kei. 

Dia menyatakan semua kliennya hanya menagih hutang pada bung Nus Kei, semua klien saya yang hari ini diserahkan ke JPU adalah yang datang ke Green Lake untuk membawa Nus Kei hidup - hidup, tidak mati," kata Anton kepada Wartawan.

Anton menjelaskan, John Kei tidak sama sekali memiliki niatan untuk menghabisi pamannya sendiri, terlebih John Kei baru saja bebas bersyarat dari LP Batu Nusakambangan. (Jsman)

Anton selaku Kuasa Hukum para tersangka, berharap dalam proses persidangan nanti, pihak (JPU) Jaksa Penuntut Umum agar Profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Saya minta agar Jaksa bisa melakukan tugasnya dengan sebaik baiknya, supaya kliennya kami mendapat keadilan yang seadil adilnya, tutup Anton. (jes)

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham