Home » , » BANGUNAN PENAMBAHAN KELAS BARU SMAN-26 KEMIRI KAB TANGERANG, DIDUGA MEMAKAI MATERIAL BEKAS

BANGUNAN PENAMBAHAN KELAS BARU SMAN-26 KEMIRI KAB TANGERANG, DIDUGA MEMAKAI MATERIAL BEKAS

Written By MajalahFaktaHukumdanHam on 2020-09-02 | 03.08.00

Kabupaten Tangerang - Fakta Hukum & HAM online,


Renovasi bangunan, atau penambahan ruang kelas SMAN-26 Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Banten, menuai masalah.

Dalam penggunaan Dana Alokasih Khusus (DAK) tahun 2020 yang menelan dana senilai 440 juta rupiah itu kurang memadai.

Hasil investigasi Fakta Hukum dan HAM di lapangan menemukan beberapa kejanggalan. 


Dua ruang belajar tambahan, dibangun dengan ditingkat menjadi dua lantai, seperti terlihat digambar. Namun begitu dilihat dengan kasat mata, bahan material baja ringan yang dipakai adalah bekas.

Ditambah lagi dengan atap genteng yang dipasang, sebelum dipasang atap genteng tersebut adalah genteng lama alias bekas yang sudah di cat ulang supaya terlihat baru.

Rabu 26/8/20, Cucu Waryamah selaku Kepala sekolah SMA-N 26 Kemiri Kabupaten Tangerang mengatakan pada Wartawan, dengan  pelaksanaan pembangunan Swakelola yang bernilai 440 juta rupiah, diakuinya sudah sesuai RAB.

Pelaksanaan pekerjaan 90 hari kerja, berubah menjadi 120 hari kerja, patut di duga bangunan pelaksanaan bangunan ruang penambahan kelas tersebut bermasalah.

Diduga material bangunan tersebut tidak sesuai RAB, wartawan mencoba meminta RAB nya kepada Cucu selaku Kepala Sekolah SMAN-26, Cucu menjawab, "RAB itu sudah disetujui oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi Banten" silahkan tanya saja ke Dinas Provinsi, jawab Cucu.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan Fakta Hukum dan HAM sudah berusaha menghubungi pihak Dinas Pendidikan Provinsi Banten namum belum ada jawaban.

Seharusnya pihak Dindik Provinsi harus transparan dalam hal pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK), terutama yang menyangkut pembangunan. Pihak Kepala Sekolah juga harusnya tidak menutup nutupi terhadap Media.

Kalau material bangunan yang dipakai bekas, seperti baja ringan dan atapnya, sangat mengkwatirkan, keamanan dan  kenyamanan anak didik. (tiopan.m)

 
Support : Copyright © 2016. Majalah Fakta Hukum & Ham - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by klikmediakreasi
IT powered by Majalahfaktahukumdanham